Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » PJN 3 SULTENG BERBENAH, PEKERJAAN DITARGET RAMPUNG
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama



Palu, sultengaktual.com - Balai Pembangunan Jalan Nasional wilayah XIV Palu melalui Satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Sulawesi Tengah terus membenahi pekerjaan pekerjaan yang masuk dalam Ruas Lingkup kerjanya meskipun baru baru saja diujung timur Ruas wilayah ini terkena banjir bandang yang sempat melumouhkan jalur transportasi darat dikatenakan beberapa jembatan yang ambruk tetap saja optimis bahwa pekerjaan yang ada akan selesai dalam acuan batsan kontrak yang ada dan ditargetkan rampung di akhir kontrak pekerjaan di penghujung tahun 2019 ini.

Perbaikan Bahu Jalan
Dengan bertanggung jawab atas panjang jalan sepanjang kurang lebih 980 Kilometer dengan berbagai kendala medan yang ada, pihak PJN 3 sulteng tetap yakin dan sangat optimis "bahwa semua pekerjaan ditahun ini bisa rampung tepat waktu sesuai dengan target" ungkap Kepala Satuan Kerja PJN 3 Sulawesi Tengah Benny Birmansyah ST. MT yang diwakili langsung oleh Asisten Pelaksanaan dan Pengawasan PJN 3 Sulteng Junaedi Rochiman ST. MT di Kantor Satuan Kerja PJN 3 Sulteng.

Dengan total pekerjaan yang dikontrakkan kurang lebih 14 paket kontrak tidak membuat beban kerja para crew PJN 3 menjadi berat melainkan ity dijadikan suatu tantangan untuk bisa bekerja maksimal dan tepat waktu dengan tujuan agar masyarakat terjamin dalam penggunaan jalan.

Bukan itu saja, meskipun wilayah kami yang barusan terkena dampak bencana banjir bandang di Ruas Bungku – Bahodopi (PPK 3.7) banjir di desa dampala yang menyebabkan Jembatan Dampala rusak total, penanganan yang di lakukan yaitu membangun jembatan darurat agar akses jalan dari dan menuju bahodopi kembali fungsional. Beberapa jembata darurat kami adakan agar masyarakat terjamin akan sarana penggunaan kalan yang layak.
rehabilitasi jembatan
Lingkup pekerjan dari PJN 3 sulteng ini terdiri dari tujuh ruas koridor jalan yang mana masing masing Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) bertanggung jawab atas ruas tersebut

Pekerjaan yang dikontrakkan itu bervariatif, mulai dari preservasi pemeliharaan rutin Jalan, rehabilitasi Jembatan, penggantian Jembatan serta pembangunan Jembatan. Tetapi yang dominan adalah pekerjaan preservasi pemeliharaan rutin jalan yang dikerjakan secara kontrak metode long segmen sebanyak delapan pekerjaan. Untuk pekerjaan rehabilitasi jembatan terdiri atas tiga kontrak saja serta dua kontrak untuk pekerjaan penggantian jembatan dan satu kontrak pekerjaan pembangunan
Jembatan Gantung, semua pekerjaan kontrak itu sampai sekarang ini mulus mulus saja perkembangannya dilapangan dan pencapaian proggres fisik pekerjaan sudah mencapai 45 persen dan akan bertambah lagi dan keyakinan kami kuat bahwa semuanya akan tuntas sesuai waktu yang ditentukan, jelas Junaedi. Atas pekerjaan yang dilaksanakan.
pemarasan rumput
Sedangkan untuk ruas koridor Tindantana Taripa Beteleme dengan panjang 151 KM sama saja dengan lokasi koridor lainnya yakni melkukan pekerjaan pengaspalan, bgtu juga dengn Ruas Koridor Beteleme Tompira Kolonodale, Tompira Bahonsuai Bungku dengan panjang penanganan Ruas sejauh 135 Km, perlu diketahui dua ruas diatas baru saja dikerjakan di tiga tahun terakhir dengan pola kontrak MYC dan baru berakhir di anggaran Tahun Lalu..

Ruas Koridor Tagolu Ampana dengan panjang 147 KM sampai berita ini tayang posisi pekerjaan dilapangan sdh melakukan pengaspalan serta melakukan overlay dan juga pemasangan stressing Balok Girder telah selesai, pengaspalan serya Overlay dilakukan di titik lokasi daerah Tampanombo Ulubongka, kabupaten Tojounauna.
Sedangkan ruas koridor Ampana Pangimana dengan panjang penanganan sejauh 161 KM mulai nampak juga melakukan pengaspalan, bgtu juga dengan ruas kotidir pangimana Batui dengan panjang jalan sejauh 125 KM, begitu jiga dengan koridor batui baturube sejauh 151 KM tetap action dilapangan melakukan pekerjaan pengaspalan.
pengaspalan atau melakukan overlay
Sedangkan Untuk Ruas Koridor Bungku batas Provinsi Sultra dengan panjang ruas 108 KM tidak jauh beda dengan penanganan terhadap ruas ruas koridor lainnya secara Preservasi Pemeliharaan Rutin Jalan serta pekerjaan lainnya seoerti pembersihan saluran air

Meski kita ketahui bersama bahwa diruas bungku batas provinsi sultra inilah bencana alam banjir bandang terjadi baru baru ini sehingga tidak sdiikit Sarana sarana infrastruktur lainnya seperti jalan yang rusak dan jembatan yang rusak akibat ambruk karena hantaman banjir tetap teratasi dan tetap diupayakan secepatnya jalanan berfungsi dan layak pakai oleh masyarakat dengan bukti nyata pihak PUPR dengan sigap memasang jembatan darurat, jelas Bang Jun sambil meminta agar koordinasi selalu dengan PJN 3 jika ada yang mau dikoordinasikan dan ditanyakan.
RB




Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama