Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Baru Separuh Tahun, Uang Jalan Anleg Parigi Moutong Ludes
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Parigi Moutong- Jatah perjalanan dinas anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tahun ini dikabarkan sudah habis. Hebat memang, kurun waktu enam bulan, para wakil rakyat itu bisa menghabiskan kuota untuk 12 bulan.

Sapu bersih alokasi perjalanan oleh orang terhormat itu menimbulkan kesan negatif. Ada argumen kalau Anggota Legislatif (Anleg) itu sengaja menghabiskan jatah lantaran tahun ini merupakan tahun penutup periode (2014-2019).

“Bulan agustus tahun ini diketahui sebagai bulan akhir masa jabatan Anleg periode 2014-2019. Sebab itu, timbul kesan kalau para legislator itu bertindak menghabiskan jatah perjalanan,” kata Alamsyah, salah seorang warga Kecamatan Parigi Utara, pekan kemarin.

Menurutnya, mungkin setiap perjalanan memiliki manfaat positif untuk daerah maupun kepada Anleg itu sendiri. Namun yang menjadi kritikan masyarakat, ‘aksi babat habis’ penjataan perjalanan itu berpengaruh terhadap keuangan daerah, pun kepada wakil rakyat periode 2019-2024.

“Kalau jatah tahun ini sudah dihabiskan dalam waktu separuh tahun, tidak ada lagi kuota untuk separuh tahun kemudian,” katanya.

Aksi main babat habis uang jalan ini menurut Alamsyah, akan menggerogoti bahkan menguras keuangan daerah karena untuk mengkondisikan biaya perjalanan dinas bagi anggota dewan baru, harus menggali uang daerah lagi melalui APBD Perubahan. Itupun kalau teralokasikan dalam APBD-P. jika tidak, maka dipastikan, kinerja anggota dewan baru akan terganggu dan tidak maksimal.

Kondisi ini juga memberi kesan, pihak sekretariat dewan sebagai pengguna anggaran, tidak tertib secara administrasi dalam menyelenggarakan kegiatan perjalanan dinas.

Terkait itu, Sekretaris Dewan Parigi Moutong, Armin, kepada wartawan membenarkan ludesnya porsi perjalanan wakil rakyat. Katanya, untuk selanjutnya sekretariat akan kembali mengalokasikan biaya ‘jalan-jalan’ tersebut pada pembahasan anggaran tambahan tahun ini.

“Kami hanya sebagai sekretariat yang mengurus administrasi kedewanan, sedangkan yang memberikan hak perjalanan dinas kepada anggota DPRD sepenuhnya hak ketua DPRD Parimo,” kata Armin.

Reporter/Editor: Andi Sadam

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama