Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Asmir Ntosa: Tanggungjawab SABAR untuk Melanjutkan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Pose bersama Calon Wakil Bupati Parigi Moutong H Badrun Nggai (kiri), H Asmir Ntosa (kanan) bersama sejumlah warga Bambalemo. Foto: ist
Kelanjutan program pembangunan Kabupaten Parigi Moutong dianggap hanya bisa dilaksanakan oleh pasangan Samsurizal Tombolotutu dan Badrun Nggai (SABAR). Pendapat itu dikemukakan Asmir Ntosa di hadapan sejumlah warga Desa Bambalemo, Rabu sore 11 April 2018.
Mantan wakil Bupati Parigi Moutong periode 2003-2008 ini menyebutkan bahwa proses pembangunan di Parigi Moutong sedang berjalan, dan itu merupakan kelanjutan program pasangan SABAR sejak 2013 hingga tahun ini. Tahapan pembangunan yang diterapkan pasangan SABAR selama lima tahun belakangan dianggap Asmir belum kelar, sehingga Paslon SABAR harus bertanggung jawab melanjutkan program-program mereka kedepan.
Dalam konsep realisasi program atau pembangunan, kata Asmir, tidak baik jika dilakukan oleh yang bukan konseptornya. Siapa yang memprogramkan, sebut Asmir, maka dialah yang harus menerapkan serta menyelesaikan programnya. Karena tidak menutup kemungkinan kalau konsep serta realisasinya diserahkan ke orang lain, bisa berantakan.
“Siapa yang sudah mengerjakan maka dialah yang harus menyelesaikan,” ujar mantan pasangan Longki Djanggola saat menjabat Bupati Parigi Moutong 2003-2008.
Asmir yakin kemajuan Kabupaten Parigi Moutong makin pesat bila masih dalam kendali pasangan SABAR. Alasan kian meningkatnya pembangunan dan pengembangan Kabupaten Parigi Moutong di tangan pasangan SABAR, menurut Asmir, terlihat dari yang sudah ada. Kemudian didukung lagi oleh rencana program pasangan SABAR untuk lima tahun kedepan.
Orasi tokoh Parigi Moutong itu terlontar pada kampanye tatap muka Paslon SABAR yang dihadiri calon wakil bupati, Badrun Nggai.
Diakhir orasinya Asmir Ntosa mengajak seluruh warga Parigi, secara umum warga Parigi Moutong untuk memilih dan memenangkan Paslon nomor urut 1 tersebut. Harapannya, SABAR bisa kembali melanjutkan pembangunan demi memantapkan Kabupaten Parigi Moutong terdepan maju, adil, merata, berkelanjutan dan berdaya saing, sebagaimana visi SABAR.
Usai Asmir Ntosa, calon wakil bupati Parigi Moutong Badrun Nggai menjelaskan bahwa konsep program pembangunan serta pemberdayaan yang sudah dijalankan dan direncanakan pasangan SABAR tidak luput dari program awal Parigi Moutong sejak pertama kali dinahkodai bupati Longki Djanggola.
Dijelaskannya, dipenghujung periode kedua Longki menjabat bupati—menuju bangku Gubernur Sulawesi Tengah, seluruh rencana program pembangunan Parigi Moutong diserahkan dan dilanjutkan oleh wakilnya, saat itu Samsurizal Tombolotutu. Tempo itu seluruh konsep pembangunan bupati Longki dijalankan serta dikembangkan oleh Samsurizal saat meneruskan hingga akhir masa jabatan.
Dalam kelanjutan konsep program tersebut, tutur Badrun, pada tahun 2013 ia bersama Samsurizal mendapat ‘restu’ dari rakyat Parigi Moutong memenangkan pemilihan bupati-wakil bupati Parigi Moutong masa jabatan 2013-2018.
Kini, kata Badrun lagi, kelanjutan dari konsep tersebut kembali dirancang sebagai rencana program untuk periode 2018-2023, jika rakyat Parigi Moutong masih mengamanatkan.
“Semua program SABAR tidak lepas dari konsep awal pemimpin pertama Kabupaten Parigi Moutong. Niat melanjutkan pembangunan daerah dari kami bukan sebatas kelanjutkan program periode lima tahun sebelumnya, tapi merupakan upaya meneruskan konsep awal rencana pembangunan serta kemajuan Kabupaten Parigi Moutong kedepan,” urai Badrun Nggai. RB

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama