Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Jaksa Periksa Proyek Pelebaran Jalan APBN 2015
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Andi Rio,SH
Palu - Proses Penyelidikan yang dilakukan Oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah atas Dua Kasus paket pekerjaan Pelebaran Jalan yang ada di Kabupaten Buol dengan menggunakan APBN 2015 masih tetap berlanjut.
Demikian Kata Andi Rio,SH  selaku Kasi Penkum Dan Humas Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Yang ditemui diruangannya (26/9).
"Untuk Pemeriksaan Atas dua pekerjaan pelebaran Jalan yang ada di Kabupaten Buol tetap berlanjut. Dan proses sekarang masih dalam tahap penyelidikan, dan jika sampai pada proses selanjutnya maka kami akan menyampaikan ke teman teman wartawan, sejauhmana kasus ini tetap kami informasikan" Jelas Andi Rio.
Dua Paket Pekerjaan pelebaran Jalan Yang Ada di kabupaten Buol itu diduga telah terjadi kerugian Negara  sehingga dampaknya masuk ke ranah Hukum, kita tunggu dan hargai proses hukumnya, jelas Eko Arianto salah satu pemerhati pembangunan infrastruktur di sulawesi tengah lewat wadahnya Tegak Sulteng.
Eko merinci bahwa 2 pekerjaan itu sangat sangat memenuhi syarat atas dugaan penyimpangan yang terjadi atas penggunaan Uang Negara. Buktinya pekerjaan yang baru saja dikerjakan 2015 silam sudah banyak berlubang serta saluran air yang tidak berfungsi, atas dasar inilah salah satu unsur penilaian itu terjadi, bisa dikatakan bahwa kualitas pekerjaan itu patut dipertanyakan.
proyek pelebaran jalan Bodi-Buol yang dikerjakan oleh PT Andyna Putri Pratama dengan menggunakan APBN Tahun 2015.
Kemudian berikutnya adalah proyek pelebaran jalan Buol-Lakuan yang dikerjakan oleh PT Sinar Intan Papua Permai, juga memakai APBN Tahun 2015.
Dari 2 kontrak pekerjaan atas pelebaran jalan itu dinahkodai Hidayat ST selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sedangkan Kepala satuan Kerja PJN wilayah I sulawesi Tengah Waktu Itu adalah Nasrun Nasioe,MSi.
Yang Janggal pada pekerjaan itu sejak dimulainya kontrak atas pekerjaan tersebut, telah terjadi beberapa kali perpanjangan Kontrak (Adendum) dan sampai batas waktunya juga pekerjaan itu tidak selesai sesuai dengan apa yang di tuangkan dalam Kontrak. Hal tersebut harus ditelusuri lebih jauh, kami (Eko- Red) yakin bahwa para aparat Hukum yang sudah melakukan proses ini akan memberikan hasil yang maksimal atas dugaan tersebut, jelas Eko.
Hidayat ST selaku PPK pada pekerjaan tersebut yang hendak dimintai keterangnnya tidak Berhasil. Di hubungi Berkali kali lewat Telepon selularnya tidak diangkat meskipun terdengar menyambungkan (aktif) begitupun SMS tidak direspon, dan Pesan Whatsapp juga tidak dibalas meski terlihat pesan yang dikirimkan masuk dan diterima. RB

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama