Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Juru Parkir Liar Diamankan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Palu – Satuan tugas (Satgas) parkir liar berhasil mengamankan sekitar 40 juru parkir liar yang berkeliaran di Kota Palu, Sulawesi Tengah dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Setyo Susanto mengatakan,Rabu (5/7) operasi dilakukan tim satgas ini merupakan upaya memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat.


“Ini juga bentuk tidak lanjut dari apa yang di keluhkan masyarakat, memang tidak bisa di pungkiri parkir liar bertebaran di tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan parkir,” jelas Setyo.
Dimana kata dia, tim satgas penanganan parkir liar bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri di daerah ini. Sehingga, untuk melakukan pengawasan sudah menjadi tanggung jawab tim leha dibentuk.
Untuk memaksimalkan pengawasan parkir liar paparnya, rencananya ia akan membentuk tim khusus pemantau  parkir.
“Kedepan kami akan bentuk lagi tim untuk pemantau. Kalau dalam kegiatan mereka menemukan parkir liar, mereka yang berkoordinasi dengan tim lainnya yang khusus untuk melakukan penangkapan,” ujarnya.
Ia menilai, operasi penganganan parkir liar di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini akan rutin dilakukan, dengan membagi empat tim yang bekerja di wilayah Barat, Timur, Selatan dan Utara dengan jumlah personel sekitar 40 orang 
“Jadi tugas tim pemantau ini nanti yang mengecek setiap lokasi-lokasi parkir, dan kami sudah membagi empat wilayah mereka bertuga di masing-masing wilayah yang sudah ditetapkan. Nah, ini arah kita kedepan,” tuturnya.
Sejauh ini, dari ferivikasi dilakukan pihaknya menemukan sekitar 282 titik parkir di Kota Palu, dengan jumlah juru parkir resmi sekitar 600 orang lebih, khusus parkir di tepi jalan.
Upaya memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat, Dishub Palu juga akan menginventarisir Restoran, toko-toko maupun cafe yang berpotensi menimbulkan keramaian yang berujung timbulnya potensi parkir.
“Maksudnya, agar kami bisa mengetahui apakah tempat itu di kelolah oleh pemilik usaha atau tidak, jika misalnya lokasi parkir itu di kelolah oleh pemilik bangunan maka kami temple stiker bahwa benar lokasi ini dikelolah oleh pemilik bangunan, nah begitupun sebaliknya. Ini kami lakukan semata-mata untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat,” ungkap Setyo.
Olehnya ia mengimbau kepada masyarakat, selain petugas melakukan pengawasan masyarakat pun turut serta melakukan hal yang sama. Jika masyarakat menemukan parkir liar, Setyo menyarankan agar segera menghubungi nomor telepon tim penanganan parkir liar yang sudah tertera di spanduk-spanduk himbauan, apakah melalui via telepon ataupun SMS.WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama