Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » UU ASN Di Revisi
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU- Saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) tengah melakukan revisi Undang-Undang (UU) nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga harmonisasi RUU itu memberikan angina segar bagi pahar honorer, dan kemungkinan besar honorer berpeluang diankat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 


Dalam  harmonisasi Rencana Undang-Undang (RUU) atas perubahan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN baru itu salah satunya mengakomodir soal pengangkatan nonorer K2, dan pengangkatan honorer non kategori, menjadi CPNS. Bakan saat ini, RUU ASN itu telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2016-2017.  
Dikutip dari akun facebook resmi Ketua Baleg DPR-RI, Supratman Andi Agtas, revisi UU ASN untuk menyelesaikan permasalahan sisah nonorer kategori 2 yang hingga kini nasipnya masih terombang ambing,olehnya, sebaghi Wakil rakyat pihaknya patut mengakomodir keresahan itu.
Dalam UU ASN, tidak ada dijelaskan atau diatur dalam pasal mengenai pengangkatan ASN dari formasi Honorer. Bahkan, hingga saat ini pun Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur soal pengangkatan ASN itu tak kunjung ada. UU ASN hanya mengatur penerimaan ASN melalui formasi umum dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Penandatanganan HARMONISASI RUU Aparatur Sipil Negara.. BAKTIKU kepada para HONORER seluruh Indonesia,” tulis Supratman pada caption salah satu yang diunggahnya diakun facebooknya, Supratman Agtas, Kamis 1 Desember 2016.
Politisi asal partai Gerakan Indonesia raya (Gerindra) Dapil Sulteng itu berharap, harmonisasi RUU ASN ini secepatnya bisah dibahas ditahab selanjutnya untuk disahkan menjadi UU.
“Doakan agar kami bisa sesegera mungkin mensyahkan Revisi UU ASN yang akan menyelesaikan semua persoalan pengangkatan tenaga Honorer yang akan di angkat menjadi PNS,” tulisnya lagi dikolom komentar.
Sementara, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Palu, M Rifani Pakamundi saat dihubungi, mengaku, bahwa payung hukum yang mengatur soal pengangkatan honorer K2 pada UU ASN itu, sebelumnya memang ada, saat itu masih mengunakan UU nomor 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok kepegawai sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 43 tahun 1999.
Payung hukum itu yakni, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 43 Tahun 2007 perubahan dari PP no. 48 Tahun 2005. Selanjutnya, PP diubah lagi menjadi PP nomor 56 tahun 2012 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Dalam perjalanannya, setelah diterbitkan UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, PP yang mengatur pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS dicabut oleh Pemerintah Pusat.
Dengan dicabutnya payung hukum tersebut pada 2014 silam, sampai dengan saat ini tidak ada lagi pengangkatan PNS melalui formasi honorer, khususnya kategori 2. Rifani juga mengaku, belum mengetahui jika informasi tentang revisi UU ASN sudah dilakukan oleh pihak DPR-RI.
“Saya belum dengar kabarnya, kalau DPR-RI sudah melakukan revisi terhadap Undang Undang Aparatur Sipil Negara,” kata Rifani.
Meski begitu, tutur dia, informasi tersebut merupakan langkah dan upaya pemerintah untuk meneylesaikan honorer K2, tidak terkecuali Kota Palu.Pada UU ASN, penerimaan ASN hanya melalui formasi umum dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.
Dari data yang didapati Kaili Post, saat ini tenaga honorer yang mengabdi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, tersisa tinggal 2 ribu tenaga honorer, dari total 4 ribu lebih. Separuhnya sudag terangkat pada tahun 2012-2013 silam, karena saat itu payung hukum yang mengatur pengangkatamn tenaga honorer menjadi PNS masih berlaku.
“Sekitar dua ribu lebih tenaga honorer sudah terangkat menjadi PNS, dan sisanya tinggal dua ribu, dfan yang tersisa ini yakni mereka yang masuk dikategori 2, atau K2,” tutup Rifani. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama