Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Pemkot Palu Akan Inventarisir Cagar Budaya
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif (Disparekraf) Kota Palu, pada tahun 2017 mendatang akan melaksanakan inventarisasi situs cagar budaya peninggalan sejarah di tanah Kaili Kota palu.


Menyusul, sampai saat ini secara historis letak dan kedudukan cagar budaya itu tidak Nampak jelas keberadaannya. Bahka, secara penuturan pun tidak tersampaikan secara detail. 
Sekretaris Disparekraf kota Palu, Akram mengaku, sampai hari ini pun pihaknya belum pernah menggali informasi detail terhadap keberadaan situs cagar budaya peninggalan sejarah di Kota palu, dan belum pernah di programkan.
Padahal, menurut Akram, situs cagar budaya di tanah kaili khusnya Palu ini tidak sedikit tertinggal, hanya saja keberadaan lokasinya yang belum ditemukan.
“Melihat situasi ini, 2017 mendatang kami akan programkan untuk melakukan inventarisasi terhadap situs cagar budaya di Palu,” jelasnya, baru baru ini.
Kata dia, inventarisir situs cagar budaya itu, merupakan salah satu program prioritas yang telah disusun  Disparekraf Kota Palu, dalam rangka memperkaya pengetahuan terhadap sejarah daerah. Sisi manfaat dari hasil invebtarisir situs budya tersebut lanjut Akram, tentu tidak lain dapat dijadikan sebuah sumber pembelajaran didunia pendidikan formal maupun informal salah satunya.
“Tentu ini sangat bermanfaat, selain menambah pengetahuan terhadap sejarah daerah, tentu hal ini juga lebih menambah kekayaan budaya Sulawesi tengah Kota Palu Khususnya,” papar Akram.
Rencananya, program itu akan di kerjasamakan dengan pihak perguruan tinggi Universitas Tadulako (Untad) Palu. Sebagai pihak akademik, Untad diberi porsi  melakukan kajian khusus terhadap situs budaya.
“Iya, rencananya kami akan menggandeng pihak Universitas Tadulako bersama- sama menginventarisir situs cagar budaya di Palu. Jujur saja sejauh ini situs cagar budaya baru sebagian kecil terekspos ke publik, dan jika ini berhasil manfaatnya sangat besar,dan ini bias menarik minat wisatawan berkunjung ke Kota Palu” ujarnya.
Kalaupun wisatawan berkunjung ke cagar budaya yang ada sekarang ini papar Akram, kita belum mampu menjelaskan secara gamalang sejarah hadirnya situs tersebut. Jika nanti program ini sukses dan datanya semua bias terkumpul secara falid, dari hasil infentarisir itu, selanjutnya situs cagar budaya yang ditemukan tersebut akan dibenahi sarana dan prasarannya, unutk kepentingan penunjang sisi pariwisata Kota.
“Kami sangat berharap program ini bias terwujud dengan baik,” pungkas Akram. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama