Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Kesbangpol Palu Keluarkan Edaran Dinamika Sosial
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Kota Palu telah mengeluarkan surat edaran nomor 332/02/Kesbang, tentang antisipasi dinamika sosial.

Antisipasi dinamika sosial itu, terkait dengan unjukrasa oleh Organisasi masyarakat (Ormas) yang digelar pada 4 November 2016 menyangkut dugaan penistaan Al-quran oleh Gubernur DKI Jakatra Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sehingga di-imbau Lurah dan Camat Se-Kota Palu agar untuk melakukan upaya antisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diwilayah masing masing bekerjasama dengan TNI dan pihak kepolisian setempat.

"Ini perlu diantisipasi, sebab rencana aksi ini bisa saja bergejolak hingga ke daerah daerah. Mka dari itu Wali Kota melalui Kesbangpol mengeluarkan surat edaran tersebut," terang Kepala Kesbangpol Kota Palu Ramli Usman, Rabu (2/11).

Ramli Usman mengemukakan, keluarnya edaran Wali Kota merujuk pada edaran Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor 332/4525/BKBPD yang merupakan turunan dan dari Edaran Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo sehingga Pemkot Palu mengintruksikan Camat dan Lurah. Dalam edaran tersebut juga melahirkan empat poin.

Pertama, melakukan langkah-langkah antisipasi dalam rangka menjaga suasana kondusif, yakni segera melakukan koordinasi dengan Polri, TNI, Badan Intelijen Negara (BIN) dalam rangka deteksi dini dan cegah dini terjadinya konflik sosial sebagai dampak dari rencana pelaksanaan aksi unjuk rasa dilingkup wilayahnya.

Kemudian, Lurah/Camat segera untuk membangun hubungan peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, majelis agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk terlibat secara aktif menjaga kerukunan antar umat beragama.

"Ke-empat poin ini akan dilaporkan perkembangannya kepada Wali Kota dalam menjaga situasi Kota Palu agar tetap kondusif," ujarnya.

Sekedar informasi, sejumlah Ormas Islam di Kota Palu akan menggelar aksi unjukrasa menentang Ahok yang melakukan dugaan penistaan Al-quran pada 4 November didepan Mapolda Sulteng. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama