Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Dukcapil Palu Kehabisan Stok Blangko e-KTP
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama



PALU - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu saat ini tengah mengalami kehabisan stok blangko Kartu Tanda Penduduk-elektronik (e-KTP). Dimana, hingga Oktober daftar tunggu cetak usai menjalani proses perekaman mencapai kurang lebih 3 ribu wajib KTP.
Kepala Dukcapil Kota Palu, Burhan Toampo mengemukakan, saat ini pihaknya tengah menunggu jawaban pusat terkait pemenuhan kebutuhan blangko tersebut. kata dia, Kota Palu saat ini mebuthkan blangko tersebut sekitar 3 ribu lebih.
“Saat ini bukan hanya Kota Palu, namun semua daerah mengalami hal yang sama yakni kekurangan blangko e-KTP. Saat ini kami masih menunggu dari Pusat, kami dijanjikan blangko e-KTP baru bisa diambil bulan ini, namun kami belum belum tahu pasti apakah di awal bulan atau pertengahan bulan,” terang Burhan, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/11).
Saat ini, blangko e-KTP yang ada dengan pihaknya akui Burhan, terisah kurang lebih tinggal 300-an blangko dari 3 ribu daftar tunggu yang ada. Dari 300 blangko tersisa lanjut dia, diperioritaskan kepada wajib KTP pemula.
“Jadi, 300 blangko yang tersisah itu kita prioritaskan untuk wajib KTP pemula. Karena untuk kebutuhan pengurusan administrasi lainnya. Sebab, mereka ini kan baru tamat sekolah, jadi KTP sangat dibutuhkan untuk pendaftran diperguruan tinggai aupun digunakan untuk mencari pekerjaan,” tuturnya.
Semenara, bagi wajib KTP yang melakukan perbaikan data ataupun buat baru karna kartu identitas kependudukan bersangkutan hilang kata Burhan, pihaknya juga masih tetap melayani menskipun tidak seperti pelayanan terhadp wajib KTP pemula.
Meski begitu, bagi mereka yang telah masuk dalam daftar tunggu, pihak Dukcapil mengantisipasi hal tersebut dengan mengeluarkan surat keterangan tanda penduduk yang berlaku selama enam bulan dari tanggal ditetapkan.
“Prioritas utamannya ini kan mereka yan belum memiliki KTP, adapun yang menurus buat baru atau perbaikan data karena terjadi kesalahan kami juga tetap layani. Numun yang paling prioritas wajib KTP pemula,” ujarnya.
Dirinya memaparkan, dari jumlah penduduk Kota Palu kurang lebih 360.973 jiwa, sekitar 266.531 tercatat sebagai wajib KTP, namun yang melakukan perekaman  secara keseluruhan baru sekitar 236 ribu. Artinya, masih ada sekitar 30 ribu wajib KTP saat ini belum melakukan proses perekaman data. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama