Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Demokrat Sulteng belum Tentukan Figur Kontestan Pilkada
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Zulfakar Nasir
PALU - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Demokrat Sulawesi Tengah, hingga kini belum menentukan vigur dan arah dukungan terhadap calon Bupati dan wakil Bupati yang ikut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak putaran kedua pada Februari 2017 mendatang.

Pasalnya, kebijakan menentukan vigur serta arah dukungan partai ada pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Demikian halnya dua Kabupaten di Sulteng yang akan mengikuti Pilkada serentak nanti, Demokrat belum menentukan pilihan.

"Penentuan vigur dan dukungan kebijakannya ada di Dewan Pimpinan Pusat, DPD hanya mengusulkan. Tetapi kalau DPD saat ini sudah berstatmen, saya kira ini prematur. Sebab hal ini masih berporoses," terang wakil Ketua DPD Dekorat Sulteng Zulfakar Nasir, baru baru ini.

Dirinya megungkapkan, DPD Demokrat Sulteng paling tidak mengusulkan nama nama bakal calon yang berlabu di partai tersebut. Setelah melalui tahap survei, seluruh nama bakal calon yang mendaftar  selanjutnya dilaporkan ke DPP.

Meski sudah banyak tokoh tokoh mulai mendekati Demokrat, khususnya di Kabupaten Buol dan Bangai kepulauan (Bangkep) sebagai daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak nanti, bukan berarti pihaknya mengabaikan kader maupun simpatisan. Kemungkinan, kader dan simpatisan ini mendapat perhatian khusus, sehingga bisa ikut serta maju sebagai bakal calon pada pesta demokrasi nanti.

"Kita liat perkembanganya kedepan seperti apa. Meskipun sudah ada tokoh tokoh yang mendekati Demokrat, namun kita juga prioritaskan kader dan simpatisan ikut berkompetisi, kalau tidak maju sebagai 02 ya maju sebagai 01," bebernya.

Berkenaan dengan itu, pada Pilkada Kabupaten Buol nanti papar Zulfakar, dua kandidat telah melakukan pendekatan ke Demokrat Keduanya yakni Dr Aminudin Rauf, bupati menjabat, dan Syamsudin Koloi wakilnya yang saat ini juga masih menjabat.

Sementara, untuk Kabupaten Bangkep, sejumlah tokoh yang mulai merapat ke Demokrat berdasarkan data dari pihaknya diantaranya yakni mantan bupati,  Irianto Malinggong dan bupati menjabat saat ini Lania Laosa.

Lebih lanjut Zulfakar menjelaskan, setiap bakal calon yang masuk ke Demokrat harus mendaftar terlebih dahulu. Data hasil pendaftaran selanjutnya akan diuji melalui survei. Nah, Hasil survei kemudian akan dilaporkan ke DPP untuk mendapatkan arahan-arahan.

Setelah mendapat wejangan-wejangan dari DPP, maka akan di lakukan pendekatan secara internal ditingkat DPD maupun DPC.

"Itu tahapan tahapan yang akan di penuhi oleh bakal calon jika ingin mendaftar di Partai Demokrat," pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama