Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Cudy Kecewa Atas Sikap DPP-DPD Golkar
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Rusdy Mastura

Palu- Mantan Wali Kota Palu Rusdy Mastura, dan juga sebagai salah seorang politisi senior di partai Golkar itu mengaku kecewat terhadap sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Tengah yang mencoba melaksanakan Musyawarah daerah tidak sesuai dengan aturan partai.
Olehnya, Cudy sapaan akrab Rusdy Mastura, meminta kepada Plt ketua DPD Golkar Sulteng agar menaati segala ketentuan yang di atur dalam internal partai melalui Pemtunjuk pelaksanaan (Juklak) nomor 5 tahun 2016, dan anjuran dari hasil Rapat pimpinan nasional (Rapimnas).
"Organisasi harus menaati seluruh mekanisme dan aturan main tersebut, apalagi memang hal itu telah ditetapkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tanggah (AD-ART). Dimana proses Musda harus digelar berjenjang mulai dari pengurus tingkat bawah," ungkap Cudy, Senin (22/8).
"Saya sudah kecewa dengan orang DPP dan DPD. bagaimana tidak, keputusan Rapimnas harusnya musyawarah daerah berjenjang dari tingkat bawah, bukan dari atas," keluh Cudi dengan raut wajah yabg geram.
Dia menduga, ada upaya rekayasa yang coba dilakukan oknum pengurus DPP maupun DPD Sulteng partai pohon beringin itu untuk menyalahi aturan penyelenggaraan Musda. Upaya itu, terkait rencana memulai Musda dari pengurus tingkat atas kebawah.
"Hasil Rapimnas mengarahkan agar Musda dilakukan berjenjang mulai dari tingkat bawah ke atas," tegas Cudy.
Kalau benar demikian, maka oknum yang ada di pengurus pusat telah melanggar aturan, termasuk Plt Ketua DPD Golkar Sulteng. Sehingga hal ini menimbulkan kekecewaan yang amat besar bagi Cudy.
"Saya sangat sangat kecwea. Untuk apa mereka punya pengalaman di Golkar. Bahkan ada kabar saya dengar, kalau tidak ada uang jangan maju jadi ketua golkar, bayangkan pernyataan seperti itu. Saya sudah kecewa, jangan rusak suasana Sulawesi Tengah,” tandasnya Cudy.
Terkait soal pencalonan dirinya menjadi ketua di DPD Golkar Sulteng, Cudi mengaku telah mendapat rekomendasi dari DPP. Dimana, salah satu syarat pencalonan sebagai ketua itu di dilihat dari jenjang pendidikan minimal sarjana. Namun Cudy mendapat kemudahan dari DPP karena berbagai pertimbangan.
Akan tetapi kemudian rekomendasi itu, tentunya akan mentah jika kemudian Musda yang akan digelar nanti tidak mengikuti ketentuan hasil Rapimnas.
"Terserah mereka, kalau DPD masih membutukan saya oke, tetapi kalau sebaliknya tidak jadi soal. Banyak partai yang sudah tawari kepada saya untuk, tetapi saya masih menahan diri. Saya katakan saya belum Musda," pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama