Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » » Penyuluhan Konseptor Surat Dinas Bahasa Indonesia
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Asisten 1 Pemkot, Drs Arfan MSi saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia tahun 2016 bagi konseptor surat dinas dilingkungan Pemkot Palu yang dilaksanakan di LPMP Provinsi Sulteng.
Puluhan pegawai dilingkungan Pemkot Palu mendapat pembekalan berupa penyuluhan bahasa Indonesia tahun 2016 bagi konseptor surat dinas. Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan di gedung perpustakaan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) provinsi Sulteng selama tiga hari yang di mulakan pada Senin (16/5). 
Asisten 1 Pemkot, Drs Arfan MSi mewakili walikota Palu membuka kegiatan penyuluhan tersebut. Dalam amanah singkatnya, asisten 1 Pemkot tersebut mengatakan bahwa salah satu sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi kepada orang atau instansi lain adalah surat. Surat mempunyai kelebihan, yaitu dapat mengurangi kesalahpahaman dalam berkomunikasi karena penulis dapat menyampaikan maksud sejelas-jelasnya.
"Jadi saya sangat berharap agar semua peserta dilingkungan Pemkot Palu mengikuti kegiatan ini dengan serius dan bisa menerapkannya dalam tugas dan tanggung-jawab di kantor sesuai dengan tugas dan tanggung-jawabnya,"jelasnya. Lebih jauh dikatakannya bahwa sebagai sarana komunikasi tertulis, sebaiknya surat menggunakan bahasa yang jelas, padat, dan santun. Bahasa surat dikatakan jelas jika maksudnya mudah ditangkap, unsurnya lengkap, dan tanda baca yang digunakan  tepat.  Bahasa surat dikatakan padat jika langsung mengungkapkan pokok pikiran yang ingin disampaikan, tidak terlalu panjang, dan bertele-tele karena dapat menjemukan pembaca. Bahasa surat dikatakan santun jika pernyataan yang dikemukakan itu tidak menyinggung perasaan pembaca.
Hal senada juga disampaikan ketua panitia kegiatan penyuluhan, Dr Herawati SS, MA bahwa kegiatan surat-menyurat hingga saat ini masih memperlihatkan kelemahan sehingga  informasi tidak mencapai sasaran atau sulit dipahami pembaca, bahkan dapat menyebabkan kesalahpahaman. Kelemahan surat tersebut berkaitan dengan penggunaaan bahasa. Kelemahan penggunaan bahasa berkaitan dengan  penerapan ejaan,  pilihan kata yang kurang cermat, pemakaian kata, ungkapan, dan istilah yang tidak baku, pemakaian kalimat yang kurang lengkap atau terpenggal-penggal, bentuk perincian yang tidak bernalar, dan pemakaian laras bahasa yang kurang tepat.
Oleh karena itu, papar Herawati penyuluhan bahasa Indonesia terkait penulisan bahasa surat perlu diadakan agar masyarakat dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, khususnya di lingkungan pemerintah daerah dan administrasi perkantoran khususnya di lingkungan pemerintah kota Palu.(yusuf)

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama