Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Bupati Parimo Angkat Bendera Putih
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Sugendi Samudin
Sugendi-Alwi Dikembalikan ke Dukcapi
Parimo- Ibarat menepuk air di dulang, terpercik ke wajah sendiri. Kutipan peribahasa ini sepertinya sedang terjadi pada diri Bupati Parigi Moutong (Parimo) Samsurizal Tombolotutu. Betapa tidak, pada akhir April lalu, Samsurizal berkoar rela diberhentikan dari jabatan bupati daripada membatalkan putusan yang telah ia ambil.
Pernyataan Samsurizal siap mengorbankan jabatannya saat itu terkait mutasi Sugendi Samudin dari jabatan Sekretaris Dinas (Sekdis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Parimo ke Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Dimana pergeseran Sugendi dari Dukcapil ke Kesbangpol telah mengabaikan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 821.23-96 Dukcapil 2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan administrator selaku Sekdis Dukcapil kabupaten/kota.
Saat itu, seperti diberitakan sejumlah media pada akhir April 2016, secara tegas Samsurizal berucap bahwa ia lebih memilih berhenti sebagai bupati daripada harus mengembalikan jabatan Sugendi ke Sekdis Dukcapil. “Saya tidak akan kembalikan Sugendi Samudin sebagai Sekdis Dukcapil. Lebih baik saya diberhentikan,” ucap Samsurizal menjawab pertanyaan wartawan di kantornya pada Rabu 27 April 2016.
Bahkan tempo itu Samsurizal berkata akan mendatangi Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait keluarnya teguran Mendagri yang ditujukan kepada Gubernur Sulteng dan Bupati Parimo bernomor 821.22/3957/Dukcapil tertanggal 21 April 2016. Surat teguran itu ditandatangani Dirjend Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh, atas nama Mendagri, menegaskan Bupati Parimo membatalkan SK-nya alias mengembalikan Sugendi ke jabatan Sekdis Ducapil.
Ketegasan Bupati Parimo yang menyatakan siap menghadapi segala resiko demi mempertahankan putusannya, terkesan hanya gertak sambal. Seakan mengangkat ‘bendera putih’ (menyerah), kini jabatan Sugendi yang katanya tidak akan ia kembalikan, ternyata kembali.
Pantauan media ini, Kamis 26 Mei 2016, Sugendi telah menjalankan aktifitasnya sebagai Sekdis di Dukcapil. Ketika ditemui di ruang kerjanya, Sugendi membenarkan.
“Saya mulai kembali berkantor di Dukcapil sejak Senin 23 Mei. Saya mau berkantor karena bupati kembali meng-SK-kan saya,” Ucap Sugendi kepada media ini.
Menurut Sugendi, SK bupati bernomor 821.23/0505/BKD yang memerintahkan untuk kembali menjabat Sekdis Dukcapil tersebut ia terima pada 19 Mei 2016.
“SK tertanggal 22 April itu saya terima pada Kamis 19 Mei,” jelas Sugendi.
Demikian halnya dengan Kepala Bidang Administrasi Kependudukan (Adminduk) dinas Dukcapil, Alwi Musa, yang dilantik sebagai Kepala Bidang Diklat pada BKPPD Kabupaten Parimo. Kini Alwi juga kembali menjalankan tugasnya di Dukcapil.
Yang menarik dari SK bupati nomor 821.23/0505/BKD tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat administrator di lingkungan daerah Kabupaten Parimo, adalah tanggal penetapan. SK tersebut ditetapkan bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu pada 22 April 2016.
Adanya dugaan bahwa SK tersebut tertanggal mundur, terlihat dari penyataan Samsurizal melalui sejumlah media cetak. Dimana saat Samsurizal menyatakan rela mempertaruhkan jabatannya daripada memulangkan jabatan Sugendi ke Sekdis Dukcapil adalah tanggal 27 April, yang kemudian ramai diwartakan media cetak, maupun online sejak 28 hingga 29 April. dd

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama