Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » YTM Minta Hentikan Pemberian Izin Penguasaan Tanah
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Beberapa peristiwa bencana alam banjir di beberapa daerah di Sulteng seperti yang terjadi di Kabupaten Morowali Utara, Kecamatan Petasia merupakan bukti dari pengerukan SDA. foto : ist

Palu - Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Sulawesi Tengah (Sulteng) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng untuk menghentikan pemberian izin penguasaan tanah kepada pihak perusahaan.Hal ini terkait banyaknya musibah bencana alam banjir yang terjadi di beberapa daerah di Sulteng akhir – akhir ini.
Manager Kampanye dan Jaringan YTM, Adriansa Manu mengatakan, terjadinya bencana alam dibeberapa daerah di Sulteng, memiliki hubungan erat dengan aktivitas pengerukan Sumber Daya Alam (SDA) di Sulteng.
Menurutnya, data penguasaan tanah di Sulteng, hampir setengah daratan di Provinsi Sulteng dikuasai oleh korporasi. Dari 6 juta hektare (ha) daratan, 1,7 juta ha dikuasai oleh perusahaan tambang dan 693.699, 60 ha perkebunan sawit, slanjutnya 4 juta ha dikuasai oleh sektor kehutanan.Sementara Petani di Sulteng, hampir tidak memiliki tempat.
Aktivitas pengerukan alam di Sulteng kata Adriansa berkembang luar biasa menonjol dibanding sektor pertanian dan sector lainnya.
Jika tidak ingin daerah ini menjadi daerag rawan bencana banjir lanjut dia, Pemprov Sulteng dan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang ada di Sulteng lanjut dia, harus memikirkan model pembangunan yang berkelanjutan.
Pemerintah harus menghentikan pemberian izin baru serta menciutkan penguasaan tanah yang luas.
Beberapa peristiwa bencana alam banjir di beberapa daerah di Sulteng seperti yang terjadi di Kabupaten Morowali Utara, Kecamatan Petasia dan Parigi serta Poso merupakan bukti dari pengerukan SDA. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama