Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Akhirnya STIE Palu Aktif Kembali
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


foto ist

Palu - Setelah sempat bersitegang antara pemilik Yayasan Panca Bhakti Sulawesi Tengah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Panca Bhakti (STIE - PB) Palu akhirnya diaktifkan kembalioleh Direktorat Perndidikan Tinggi (Dikti) pusat. Pengaktifan kampus tersebut tertanggal  30 Desember 2015.
Staf khusus Badan Pembina Harian (BPH) Yayasan Panca Bhakti Palu H Jethan Towakit  mengatakan, pengaktifan tersebut menandai bahwa seluruh aktifitas akademih di kampus kampus STIE PB berjalan normal kembali seperti sebelumnya.
Menurutnya, setelah diaktifkan kembali oleh Dikti Pusat, pangkalan data milik STIE-PB  Palu yang selama ini sempat ditutup karena  penon aktifan telah terbuka.
Jethan menambahkan bahwa pengaktifan kembali STIE PB Palu, merupakan upaya Koordinator  Perguruan Tinggi Swasta  (Kopertis) Wilayah Sembilan Sulawesi yang telah berjuang bersama yayasan untuk memberikan sumbangsi di pusat dalam percepatan pengaktifan tersebut.
Sebelumnya Sekretaris Yayasan Panca Bakti Sulawesi Tengah (Sulteng), Askar Yotomaruangi berharap perselisihan antara pengelola yayasan kampus STIE PB Palu segera diselesaikan. Sebab salah satu penyebab kampus tersebut dinonaktifkan yakni akibat adanya sengketa yayasan.
Menurutnya, jika permasalahan itu tidak segera diselesaikan, maka yang sangta dirugikan adalah mahasiswa termasuk orang tua yang telah mengeluarkan dana yang tidak kecil untuk membiayai kuliah anak – anak mereka.
Bahkan Askar menungkapkan bawha jika hingga 31 Desember 2015 masalah tersebut tidak selesai, maka Direktorat Dikti RI sudah menegaskan bahwa kampus STIE – PB Palu harus ditutup.
“ pihak yayasan Panca Bakti Sulteng H Rendy Lamadjido menginginkan jika masalah sengketa yayasan yang terjadi bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Saat ini tinggal menunggu keputusan dari pihak Andi Sakati apakah mau berdamai dan menyelesaikan masalah tersebut secara baik – bail atau tidak. Kalau tidak yang dikorbankan adalah seluruh mahasiswa termasuk juga para Alumni STIE – PB yang telah memperoleh ijaza,” ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Penasihat Hukum yayasan STIE – PB Palu versi Andi Sakati, Salmin Haedar, SH yang menginginkan permasalahan sengketa di STIE segera diselesaikan secara kekeluargaan sehingga tidak ada yang dirugikan.
Menurut Salmin, ketua STIE PB yang saat ini masih menjabat menginginkan hal yang sama, dimana antara pihak yang bersengketa segera isla agar segala aktivitas di kampus bisa berjalan normal kembali. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama