Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Terkait Kasus Kolam Renang, Kejati Diintervensi
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Kolam Renang Kelurahan Talise

Palu - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Peovinsi Sulawesi Tengah, Johanis Tanak mengaku bila pihaknya telah diintervensi pihak ketiga terkait penanganan kasus dugaan korupsi kolam renang kelurahan Talise senilai Rp2,4 Miliar.
Menurut Johanis, penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang Bukit Jabal Nur Kelurahan Talise Kecamatan Palu Timur oleh Kejati Sulteng diintervensi sehingga kasusnya mandek hingga saat ini.
“Pihak kami ingin segera menuntaskan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Sulteng Periode 2001 – 2016, Prof (Em) Amunuddin Ponulele dan Muhidin Said selaku pihak PT Bakti Baru Rediaputratama (BBR) yang mengerjakan proyek kolam renang tersebut. Namun kasus itu madek hingga saat ini karena adanya intervensi yang cukup kuat dari pihak ketiga,” ujar Johanis dihadapan sejumlah wartawan Kamis (10/12/2015).
Terkait pihak ketiga yang dimaksud, Johanis enggan menyebutkan, namun ia membeberkan bahwa pihak itu merupakan orang penting dinegeri ini.
Johanis menambahkan jika saja kasus dugaan korupsi kolam renang yang merugikan negara Rp2,4 Miliar tidak diintervensi kemungkinan besar kasusnya sudah akan selesai, namun pihak kejati tidak mampu melawan intervensi tersebut sehingga kasusnya mandek.
Kejati Sulteng menurut Johanis, tinggal menunggu supervise dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan tidak menutup kemungkinan kasus tersebut akan dialihkan penanganannya oleh KPK. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama