Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Gubernur Sulteng Tepati Janji
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Foto Dok.

Warga Salena Sudah Nikmati Listrik
Palu - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola pada Sabtu, 26 September 2015, dua bulan silam, saat penyerahan hewan qurban di Desa Salena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu berjanji akan membiayai pemasangan listrik bagi 140 rumah tangga di wilayah itu.
" "Kita akan masukkan dalam APBD-P 2015 ini yang akan segera dibahas seminggu ke depan. Insya Allah bila tidak ada alangan, November nanti warga Salena sudah bisa mendapatkan penerangan listrik dari PLN. Kita akan membayarkan semua biaya pemasangan meterannya sebanyak 140-an kepala keluarga." Begitu janji Longki ketika itu.
Sekarang, Dusun Selena di Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sulawesi Tengah akhirnya diterangi cahaya lampu listrik. Dusun itu terjangkau layanan listrik yang dipasok PT PLN Palu mulai Jumat, 25 November 2015 kemarin.
"Kami bahagia karena setelah bertahun-tahun berjuang dengan berbagai cara, termasuk demo, agar listrik masuk, kini akhirnya kami bisa menikmatinya," kata Toyana, salah seorang warga Dusun Salena, seperti dikutip sejumlah media massa lokal dan nasional.
Selama ini, masyarakat setempat hanya menggunakan lentera sebagai alat penerangan pada malam hari, dan juga sebagiannya menggunakan listrik tenaga surya yang mulai rusak.
Warga Dusun Salena yang bersyukur karena apa yang selama ini mereka harapkan dan perjuangkan akhirnya terealisasi. Kini masyarakat yang tinggal di dusun yang terletak di lereng Pegunungan Gawalise tersebut tidak lagi gelap gulita di malam hari.
Dengan adanya penerangan listrik, masyarakat sudah bisa menikmati siaran TV dan melakukan kegiatan produktif di malam hari.
Manager PT PLN Area Palu Novalince Pamuso membenarkan Dusun Salena sudah terjangkau listrik PLN.
Ia mengatakan, ada 140 rumah tangga di desa ini yang baru saja mendapat sambungan aliran listrik dari PLN. Untuk menjangkau dusun tersebut, PLN harus memasang sebanyak 66 tiang listrik. Sementara biaya penyambungan seluruhnya ditanggung oleh Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Provinsi Sulteng. Sedangkan biaya pemasangan instalasi ke rumah-rumah warga ditanggung oleh Pemerintah Kota Palu.
Kala itu, di hadapan Gubernur Longki, Ketua RW Salena, Tamin mengeluarkan ancaman jika listrik tidak masuk ke rumah warga, mereka akan memboikot pilkada serentak baik untuk pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota Palu maupun Gubernur/Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, pada 9 Desember mendatang.
Tentu saja ancaman Tamin dan warga Salena itu kini urung dilaksanakan. Salena sudah terang benderang di malam hari. Buah perjuangan masyarakat sudah bisa dipetik hasilnya.
"Setengah mati kami protes saat itu. Kami demonstrasi di DPRD Kota Palu dan di Kantor Walikota Palu tapi tidak ada juga realisasinya. Nanti datang Pak Gubernur Idul Adha lalu baru ada titik terangnya. Beliau janji akan kasih gratis biaya pasang listrik. Jadi kami terima kasih sekali pada Pak Longki Djanggola sudah memperhatikan kami," kata Tamin dengan wajah gembira. JGB

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama