Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » 109 Jamaah Haji Parimo Selamat Dari Insiden Mina
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

RAPAT PERSIAPAN : Asisten Setda Parimo, H Aman Salufo meimpin rapat persiapan penjemputan Jamaah Haji Parimo di ruang kerjanya. foto : dadank
Senin Dijadwalkan Tiba di Parigi
Parimo - 109 Jamaah Haji asal Kabupaten Parimo dikabarkan selamat dari tragedi Mina serta robohnya crane di Mekah. 
Dijadwalkan, 109 Jamaah Haji Kabupaten Parimo ini akan tiba di Parigi pada Senin (5/10). 
Asisten Setda Parimo, Aman Salufo mengatakan, sesuai jadwal, sekitar pukul 09.00 wita, Jamaah Haji itu akan diterima secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Jamaah Haji lainnya asal Sulawesi Tengah di asrama haji Palu. 
"Mereka akan diangkut menggunakan 4 bus besar dan 5 mini bus. Diperkirakan sekitar pukul 14.00 wita tiba di Parigi," kata Aman pada rapat persiapan penjemputan jamaah haji di ruang kerja Asisten Pemerintahan dan Kesra.
Setibanya di Parigi, para Jamaah Haji akan langsung diterima secara resmi oleh Pemkab Parimo di auditororium kantor Bupati. 
Seperti tahun sebelumnya, panitia akan membatasi jumlah penjemput yang akan masuk ke halaman kantot Bupati maupun auditorium. Hal itu dilakukan agar proses kedatangan Jamaah Haji berlangsung tertib dan lancar. Setiap keluarga Jamaah Haji yang akan menjemput hanya diperbolehkan berjumlah 2 orang terdiri dari satu supir dan satu lagi keluarga Jamaah Haji. "Yang masuk menjemput hanya 2 orang, apakah itu istri atau suaminya yang juga sebagai supir, pokoknya jumlahnya hanya 2 orang, ini untuk menghindari insiden,"tegasnya. 
Para penjemput ini juga hanya diijinkan sampai di halaman kantor Bupati, sementara yang masuk ke ruang auditorium hanya undangan dan panitia. 
"Keluarga jamaah haji cukup menunggu diluar gedung auditorium saja,"katanya.
Untuk mengindari membludaknya kendaraan masuka ke halaman kantor Bupati, panitia akan membatasinya dengan menggunakan stiker khusus. "Kecuali pegawai kantor Bupati, kendaraan yang tidak gunakan stiker khusus tidak akan diijinkan masuk, tahun lalu seperti itu kita terapkan, alhamdulillah tertib," jelasnya. 
Sementara itu, khusus koper Jamaah Haji tidak akan diikutkan bersama para jamaah ke kantor Bupati, tetapi akan langsung dibawa ke Kantor Kementerian Agama. "Nanti keluarga Jamaah Haji bisa mengambilnya disana,"kata Kasubag Program dan Pelaporan Bagian Kesra, Aidar Lapato.
Aidar berharap proses penjemputan Jamaah Haji tahun ini berjalan tertib dan lancar. "Untuk itu kami mohon kerjasama dari masayarakat, khususnya keluarga Jamaah Haji,"harapanya. dd

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama