Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » BP4K Parimo Gelar Pameran Promosi Pembangunan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Moh Idrus Aburaera
PARIMO- Dalam rangka mengantisipasi serta merefleksikan peran dan partisipasi BP4K pada agenda Upsus Pajala dan Sail Tomini 2015, BP4K menggelar gebyar bhakti penyuluh, pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan sejak Juli hingga 19 September.
Kepada koran ini, kepala BP4K Kabupaten Parimo, Moh Idrus Aburaera mengatakan, sejak Juli hingga 19 September, BP4K memiliki 14 kegiatan. “Dari 14 itu, delapan kegiatan dilaksanakan pembukaannya secara serentak, yaitu temu usaha agribisnis temu koordinator penyuluh, rembug KTNA, gerakan penyusunan program penyuluh kecamatan, pertemuan pengolahan hasil pertanian, farmer field days, gelar teknologi, dan display demplot percontohan,” ungkap Idrus pada Senin (7/9).
Ia meyebutkan, dalam kegiatan itu, terdapat dua agenda fenomenal, yaitu penanaman puluhan ribu bunga di seluruh median jalan di ruas jalur dua kota Parigi. “Kegiatan lainnya adalah kerja bakti massal di seputar area perkantoran dengan melibatkan sekitar 1.850 orang, utamanya didominasi petani yang didampingi penyulu,” ujarnya.
Pada 7 September itu, selain mejalankan delapan kegiatan, BP4K juga melaksanakan pameran dan promosi pembangunan pertanian, perikanan dan kelautan dengan tema Parigi Moutong Agribisnis dan Agropolitan (Parigata).
“Hari (Senin 7 September) kami juga menggelar seminar penguatan kelembagaan penyuluhan dengan narasumber bupati Parimo, kepala pusat penyuluhan pertanian,kepala Bakorluh Sulteng, serta pengurus komisi penyulihan provinsi Sulteng dosen fakultas pertanian Universitas Tadulako (Untad) Muh Nur Sangadji,” ungkapnya.
Idrus menjelaskan, pelaksanaan seluruh kegiatan itu bertujuan merepresentasikan peranan BP4K dalam dinamika pembangunan daerah, sekaligus secara spesifik berkomitmen mensukseskan Upsus Pajala dan Sail Tomini 2015 di Parimo.
“Selain merespon komitmen melakukan perbaikan secara menyeluruh kelemahan-kelemahan yang dimiliki dan kesemuanya secara akumulatif disebut “BP4K Berbenah”, sebut Idrus.
Ia berharap, melalui kegiatan itu, Pemda Parimo dapat lebih memperhatikan eksistensi BP4K, khususnya dalam mengakomodir dimensi pembangunan penyuluhan pertanian, perikanan dan kelautan berperan lebih strategis sesuai tupoksi. dd

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama