Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » Acara Puncak Sail Tomini, Pemda Parimo Naikan Tarif Parkir
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Parimo - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) berencana akan menaikan tarif parkir kendaraan bermotor pada pelaksanaan acara puncak Sail Tomini nanti. Wacana menaikan tarif parkir ini disetujui dalam pertemuan yang melibatkan sejumlah SKPD terkait, Satlantas Polres Parimo, pemerintah kecamatan, pemerintah desa serta Organisasi Kepemudaan (OKP), yang digelar di aula Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Parimo, Senin (10/8).
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah bersama sejumlah OKP serta pemilik lahan yang lokasinya akan dijadikan lahan parkir, menyepakati bahwa tarif parkir kendaraan di lokasi Sail Tomini selama pelaksanaan acara puncak dinaikan 150 persen untuk kendaraan roda empat, dan naik 200 persen untuk roda dua.
Kepala bidang darat Dishubkominfo Parimo, Ismet Ibrahim kepada koran ini menjelaskan, kenaikan tarif parkir tersebut dilakukan atas pertimbangan pemberdayaan.
Ismet menjelaskan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) saat ini bahwa retribusi parkir kendaraan roda empat senilai Rp2.000. Sedangkan roda dua sebesar Rp1.000. “Namun pada pelaksanaan acara puncak Sail Tomini, untuk kendaraan roda empat ke atas dinaikan menjadi Rp5.000. dan untuk roda dua naik menjadi Rp3.000. Tarif ini sudah kami setujui dalam forum,” ungkap Ismet.
Ia menjelaskan, tarif tersebut sengaja dinaikan lantaran dalam sistem perparkiran nanti, Pemda melibatkan sejumlah OKP di dua kecamatan yang menjadi lokasi pelaksanaan Sail Tomini. “Lokasi Sail Tomini itu kan terletak di batas Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah dan Desa Pangi, Kecamatan Utara. Itu sebabnya kami melibatkan sejumlah OKP yang ada di wilayah tersebut,” ujarnya.
Ismet merincikan, meski tarif parkir dinaikan, namun retribusi ke daerah tetap sesuai Perda yakni Rp2.000 untuk roda empat dan Rp1.000 untuk roda dua. Sisa sebanyak Rp.3.000 yang diambil dari kendaraan roda empat, dan Rp2.000 dari roda dua, tutur Ismet, diberikan kepada OKP yang mengelola dan pemilik lahan yang lokasinya dijadikan tempat parkir.
Meski tarif parkir dinaikan dan tidak sesuai Perda, namun Dishubkominfo menurut Ismet, menjamin legalitas karcis retribusi yang akan digunakan. “Dalam perparkiran nanti tetap akan menggunakan karcis retribusi dengan mencantumkan tarif yang telah disepakati. Untuk mengakui legalitas karcis tersebut, kami akan berkoordinasi dengan dinas pendapatan, selanjutnya melakukan porporasi. Jadi, tidak ada yang illegal,” katanya.
Ia menambahkan, sesuai rencana, lokasi parkir yang akan disediakan Pemda sebanyak 10 titik. Dan dalam waktu dekat, dinas pekerjaan umum akan melakukan pembersihan lokasi.
Ismet berharap, melalui sistem tersebut, sejumlah OKP, pemilik lahan dan masyarakat sekitar bisa turut merasakan faedah dari perayaan Sail Tomini. “Intinya, ini sistem pemberdayaan,” ucapnya. dd

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama