Pilih Menu

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

Johanes : "Kendala Dan Hambatan Bisa Teratasi, Optimis Pekerjaan Bisa Tuntas"

Proyek penanganan infrastruktur Jalan pasca gempa bumi disertai Kejadian Tsunami di kota Palu, dan kabupaten Parigi Moutong, kabupaten Sigi serta kabupaten Donggala di 28 September 2018 silam tidak lama lagi akan terselesaikan.

Melalui pekerjaan proyek Rekonstruksi dan Rehabilitasi ruas jalan Tompe - Dalam Kota Palu - Surumana yang dilaksanakan oleh PT Nindya Karya - PT Passokorang KSO tidak lama lagi akan terselesaikan.

Proyek yang menerapkan kontrak multy years ( MYC) yang dimulai penandatanganan kontrak pada Oktober 2019 dan akan berakhir di Januari 2021 dikontrakkan dengan Nilai kurang lebih RP 165 Miliard dengan sumber anggaran dari Bank Dunia (World Bank).

Penanganan pekerjaan dengan sebutan RR1 merupakan pekerjaan atas perbaikan infrastruktur akibat gempa bumi itu ditangani dengan panjang penanganan ruas jalan sepanjang kurang lebih 55 KM. Panjang penanganan itu pun diklasifikasikan atas dua penanganan, yakni penanganan rekonstruksi dan rehabilitasi jalan sepanjang 48,39 KM dan pekerjaan penanganan Rutinnya sepanjang 6,72 KM.

Dengan Durasi waktu pekerjaan yang terbilang sangat panjang bahkan melegakan pihak pelaksana, tak semudah atau segampang dengan yang sudah terbayangkan, apalagi di periode awal 2020 di mana dunia dilanda atas wabah virus corona ( covid19) termasuk negara indonesia sendiri, sehingga atas dampak wabah virus tersebut, perencanaan schedule kerja benar benar terjadi perubahan serta pergeseran yang luar biasa dampaknya atas kenaikan progres bobot volume kerja kami dilapangan, Ujar Rismono ST selaku Pejabat Pembuat Komitmen untuk Paket pekerjaan ini yang didampingi Wakil dari kontraktor Pelaksana KSO, Johanes ST saat bincang santai Di Kantor proyek PPK di jalan Haryono kota Palu.

Paket pekerjaan yang dibawah naungan BPJN Sulteng dan melekat di satuan Kerja PJN II Sulawesi Tengah itu harus menyelesaikan pekerjaan yang sudah tercantum dalàm nomenklatur Kontrak pekerjaan yakni; item pekerjaan Drainasse, trotoar, bahu jalan, dan badan jalan dengan metode kerja melakukan overlay badan jalan dengan ketebalan rata rata 4 CM.

Kontraktor pelaksana dalam pekerjaan paket ini, akan melakukan pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi sepanjang ruas yang ditangani dengan spot spot lokasi pekerjaan yang tersebar dalam ruas penanganan paket pekerjaan tersebut. adapun spot spot lokasi pekerjaan itu antara lain, area ruas watusampu, area ruas Ampera, area ruas surumana Donggala dan kemudian diArea ruas kebun sari, area ruas Tawaeli serta area ruas tersebar dalam kota Palu, urai Rismono Datar.

Overlay Aspal, Pembuatan Saluran Drainase, Pemeliharaan Rutin Jalan, Pemeliharaan Jembatan dan Penggantian Jembatan Rogo, merupakan uraian item pekerjaan kami selaku pelaksana dalam paket proyek tersebut, ujar Johanes ST.


Konsep pada pekerjaan ini sangat sangat ketat pelaksanaannya. mulai dari proses lelang saja yang masih berlangsung, pihak world bank dan tim konsultan CTC tetap saja melakukan peninjauan lapangan. Hal ini dikarenakan guna melihat kondisi dilapagan secara seksama agar sewaktu waktu jika ada ketambahan area lokasi yang layak untuk ditangani, bisa langsung di sesuaikan dilapangan oleh Pihak CTC, jelas Rismono ST.

Rismono juga memaparkan, jika Diawal kontrak saja, PT Nindya Karya - PT Passokorang KSO langsung melakukan action lapangan dengan melakukan survey survey lokasi kembali dilapangan dengan survey awal MC 0. Survey awal MC 0 ini bertujuan agar bisa kembali melakukan identifikasi kerusakan kerusakan pada permukaan Asphalt.

Dengan demikian, tahapan tahapan kerja yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana akan terarah sesuai dengan schedule pekerjaan, yang jika di telaah kembali, schedule pelaksanaan yang ada terjadi beberapa kali penyesuaian kondisi dilapangan atas hanbatan, kendala serta hal hal lainnya yang bisa mempengaruhi kinerja pelaksanaan dilapangan, jelas Rismono.

Gambaran sedikit dalam pelaksanaan, awalnya pekerjaan yang dilakukan Dua kontraktor joint operasional itu untuk item pekerjaan trotoar semaksimal mungkin akan dilakukan perbaikan perbaikan yang ada, bahkan jika memungkinkan dan sesuai dengan RAB yang ada, pihak kontraktor pelaksana akan membuat trotoar baru.

Secara Nyatanya, apa yang terjadi dilapangan, terjawab dengan sendirinya. dengan melakukan obsevasi serta survey kembali atas titik titik lokasi drainase yang ada, Maka kami selaku pengguna melengkapi administrasi pendukung, agar beberapa titik spot lokasi drainase dilakukan pembongkaran serta melancarkan kembali saluran saluran yang tersumbat dengan berbagai jenis material, serta tebalnya endapan pasir atau anah di areal saluran tersebut, karena perlu diketahui, di kota palu memiliki endapan sedimen yang sangat tinggi, urai Rismono.

Alhasil, dengan hasil melakukan pembongkaran serta menata kembali dasar daŕi beberapa spot titik drainase, bisa dilihat sementara hasil Drainase di seputaran jalan basuki rahmat, disitu juga sudah selesai dibuat trotoar, ini sangat fantastis, karena awalnya, konsep kerja tidak sampai ke arah sana,seiring waktu berjalan, dan hal tersebut merupakan rangkaian acuan teknis dalam menyempurnakan rangkaian kesinambungn pekerjaan fisik yang saling menunjang satu sama lainnya, papar Rismono dengan semangat.

Dititik spot lainnya, pembenahan Bahu jalan pun sudah dikerjakan oleh pelaksana, pembenahan atau mengerjakan areal bahu jalan dilakukan dengan cara cor Riggit beton dengan kemiringannya lansung ke arah drainase, sehingga kedepannya nanti dipastikan tidak akan ada lagi genangan air yang terjadi diatas badan jalan, karena kondisi badan jalan yang dikerjakan juga meski dengan pola overlay, dipastikan juga secara teknisnya mengenai kemiringannya bisa menghantar aliran air ke luar badan jalan, tambah Rismono.

Pada pekerjaan saluran/Drainase, pihak pelaksana melakukan galian pada spot spot area ruas yang sudah ditentukan, dengan pola pengerjaan pengecoran Uditch.

pekerjaan pengecoran itu mulai pada area ruas Surumana, Loli, watusampu, jalan ponegoro, jalan abdul rahman saleh, area ruas talise, area ruas tondo, area ruas kebun sari. dari titik titik spot pengerjaan pengecoran saluran itu, pihak pelaksana langsung juga menutup saluran itu dengan tutupannya sudah disiapkan dilokasi dengan hasil yang sudah tercor/pracetak.

saluran saluran yang bentangannya besar, tentu lebih besar pula pola pengerjaannya sehingga dari kedalaman galian pun serta penggunaan material pun pasti ada perbedaan. rata rata semua saluran digunakan pengecoran Uditch, kata Rismono.

Untuk pekerjaan pengaspalan, Rata rata dilakukan dengan Overlay, dengan rata rata ketebalannya bervariatif 4 Cm sampai 6 Cm, jika sekarang ini terlihat di area ruas Arah utara kota Palu tepatnya di tikungan Perikanan Mamboro, terdapat kondisi jalan yang belum teraspal, itu segera teraspal dalam waktu dekat ini, alat kami sementara menyelesaikan pengaspalan di area ruas lain, ujar Johanes ST selaku Manager Proyek dari pihak kontraktor pelaksana diruang kerjanya belum lama ini.__Ona...
- -

Proyek Pengaman Pantai Yang ada di Teluk Palu, adalah kegiatan rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana pada september 2018 silam di wilayah kota palu, kabupaten sigi dan Kabupaten Donggala yang dianggarkan melalui World Bank /Loan Asian Development Bank (ADB).

PT Adhi Karya (Persero) Tbk Merupakan salah satu Perusahaan Berlabel BUMN Yang menjadi Kontraktor Pelaksana Untuk Pŕoyek kegiatan penanganan pasca bencana dengan Bandrol Anggaran sebesar kurang lebih Rp 248 Miliard ini dengan menangani beberapa item kegiatan pembangunan tanggul pantai laut di teluk palu sepanjang 7,2 km, saluran drainase sepanjang 7,2 km, dan tidak ketinggalan juga, tambatan perahu dibuat sebanyak 4 buah.

Dalam penanganan kegiatan kegiatan proyek rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana di kota palu, kabupaten sigi dan kabupaten Donggala akibat gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR di 2018 silam, kegiatan proyek pembuatan tanggul pantai di teluk palu dengan nama Tanggul pantai SILEBETA merupakan Salah satu pekerjaan yang dinilai urgen untuk ditangani secepatnya untuk menyelamatkan infrastruktur lain dari abrasi akibat rob. Rusaknya pengaman pantai dan turunnya permukaan tanah akibat gempa menjadikan wilayah garis pantai Talise hingga Silae menjadi langganan rendaman akibat rob.

Ditemui beberapa waktu lalu, di Kantor Direksi Kit, seputaran Jalan Gunung Tinombala Kota Palu, Project Manager PT. Adhi Karya (Persero), Tbk. Adi Sucipto  mengatakan, prinsip pembangunan pengaman pantai pada dasarnya berfungsi untuk mengamankan garis pantai. Dikarenakan Bangunan tanggul penahan pantai ini akan melindungi terjadinya kerusakan akibat abrasi pantai, sehingga fungsi atas menjaga jangan sampai rusak garis pantai, maka proyek ini memiliki perencanaan teknis yang matang, ini kan anggaran besar, jadi pada prinsipnya output atas pekerjaan ini berfungsi semaksimal mungkin, Jelas Adi.
                 ADI SUCIPTO
Kita bisa lihat secara bersama,
adanya genangan air akibat Rob, di beberapa titik sepanjang areal penanganan, semenjak hal itu dibuatkan tanggul seperti yang dimaksudkan pada pembangu an pelaksanaan kegiatan ini, maka genangan genangan air yang dimaksud tidak lagi terjadi, urainya.

Secara Tekhnis Dalam kegiatan pekerjaan proyek ini, PT Adhi Karya telah memenuhi unsur unsur tekhnisnya terhadap sisi pekerjaan struktur bangunan pengaman pantai (Coastal Protection) yang berdasarkan pada terjadinya pasang surut air, perhitungan terhadap kecepatan angin serta tinggi serta besaran gelombang dalam menentukan elevasi bangunan dan juga pada volume beratnya batu yang akan digunakan dilapangan sesuai dengan spesifikasi tekhnis yang sesuai, Rincinya.

Kami selaku pelaksana yang bergiat dilapangan tidak main main dalam melakukan pengerjaan hal ini. mulai dari sisi teknis, yang menyangkut material, dudukan material serta posisi idealnya pemasangan batu batu di areal lokasi harus megacu pada prosedur yang sudah sesuai dengan perencanaannya dan sudah sesuai dengan spesifikasi yang sesuai dengan apa yang tertuang dalam kontrak, tambah Adi.

Dalam pelaksanaan dilapangan, bisa dilihat bagaimana hasil yang sudah ada, karena dalam pelaksanaannya di lapangan, teman teman yang bekerja sebagai mitra kerja kami sebagai subkontraktor tetap saja terpantau oleh kami setiap saatnya, karena tim tekhnis dari kami melakukan monitoring bahkan mengawasi langsung atas tahapan tahapan kerja lapangan yang dilakukan, hal ini dilakukan karena suatu hal lumrah dalam menjaga kualitas pekerjaan, karena hasil pekerjaan yang memiliki mutu hasil yang baik atas kualitas maksimal merupakan suatu keberhasilan kerja dan sempurnanya masyarakat dalam merasakan bahkan menikmati atas apa hasil kegiatan yang output intinya adalah ternikmati.

Dalam pelaksanaan kegiatan proyek ini, kami selaku pelaksana tak sedikit menemui kendala di lapangan, seperti halnya yang berkaitan langsung atas kemauan masyarakat yang ada di sekitar lokasi pekerjan. Hal itu bagi kami bukanlah suatu hambatan yang urgent atau mempengaruhi kinerja kami, melaikan suatu motivasi dengan secara aktif terus mensosialisasikan mengenai apa sebenarnya kegiatan proyek ini dikerjakan, agar maksud serta manfaat bagi masyarakat dengan terlaksananya pekerjaan ini hingga berakhir serta tujuan atas output proyek ini bisa langsung di dimengerti serta dipahami, beber Adi, meskipun padatnya aktifitas tetap menyempatkan diri menjelaskan dan merinci atas proyek kegiatan yang ditangani._RB#MultySumber-
- -
Palu, sultengaktual.com - Proyek Penggantian Jembatan Provinsi Sulawesi Tengah Yang Melekat pada Satuan Kerja PJN III BPJN XIV Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2020 Menuai Sorotan. Pasalnya Proyek Penggantian Jembatan Yang salah satunya Adalah jembatan Talise di Jalan Yos Sudarso sampai Sekarang Ini Belum Secara Nyata memberikan Naiknya progress bobot pekerjaan, hal ini dikarenakan dengan melihat durasi kontrak pelaksanaannya yang akan berakhir di penghujung desember 2020 nanti.

Pelaksana Proyek Penggantian Jembatan Yakni PT Siltro Putra Mandiri yang memenangkan proses lelang atas proyek tersebut dengan Nilai Kontrak kurang Lebih Rp 16 Miliar. Adapun Pekerjaan yang ditangani oleh pelaksana proyek ini sebanyak 4 buah Jembatan.
 Nampak Pekerjaan Cor DiLokasi

Sorotan Atas pekerjaan di Jembatan Talise, merupakan bukti nyata atas faktanya Yakni progress bobot pekerjaan yang terjadi, yang keliatan dari pekerjaan itu adalah pengecoran yang terdapat di bawah posisi jembatan (Sesuai Foto lapangan 16 November 2020 - Red).

Eko Arianto Dari TEGAK Sulteng Salah satu NGO pemerhati pembangunan Infrastruktur di Sulawesi Tengah mengatakan, jika dilihat dari posisi pekerjaan yang nampak sekarang, maka akan menimbulkan pertanyaan apakah pekerjaan ini akan bisa rampung dikerjakan pada akhir desember nanti, mengingat sisa waktu pelaksanaan sudah sangat mepet, ungkap Eko.

Bukan itu saja, meskipun kita ketahui bersama, secara nyata, pelaksana pekerjaan baru mulai action dilapangan pada lokasi jembatan talise ini di bulan agustus akhir, Dengan durasi waktu kerja itu apakah mampu menuntaskan pekerjaan tersebut, kan kontraknya bukan di bulan agustus, kalau tidak salah proses kontraknya itu di bulan Februari 2020, sesuai dengan tahapan tahapan lelang yang termaktub di lpse.pu.go.Id Urai Eko.
  Lokasi Proyek Jembatan Talise

Sementara itu, PPK 3.8 di Satuan Kerja PJN 3 Sulteng, Andrea yang di Hubungi Via Telepon Selular Aplikasi WhatsApp menguraikan Bahwa proyek Pekerjaan jembatan Talise memang jika dilihat mengenai progress bobotnya sekilas pasti memberikan asumsi kok bagian atasnya belum dikerjakan, ujarnya.

Untuk pekerjaan ini, proyek jembatan talise ini yang memakan waktu diawal kerjanya yakni ketika dilakukan pekerjaan pemancangan cerucuk sebagai pondasi jembatan. di proses pekerjaan ini, curah hujan yang terjadi saat itu sangat intens, jelasnya.

Dengan pekerjaan pemancangan itu, pekerjaan lanjutannya juga sangatlah penuh dengan hitungan teknis yang akurat, karena membuat Box culvert dengan panjang kurang lebih 10 meter, memang untuk melihat bobot volume atas progres pekerjaan itu, di pekerjaan jembatan jika mau dikatakan, terbesar bobotnya itu ada pada pekerjaan dasarnya, kita optimis jika pelaksana bisa menuntaskan pekerjaan ini sesuai dengan batas waktunya, kita berharap cuaca bisa bersahabat dengan kami dilapangan serta dukungan dari semua pihak hingga pekerjaan ini bisa terselesaikan di batas waktu yg sudah ditentukan, Kata Andrea penuh Harap.

Ketika disinggung mengenai pekerjaan Jembatan Talise apakah kategorinya pada tatanan minus atau plus dari realisasi target pekerjaan yang Di rencanakan, Andrea mengatakan bahwa pekerjaan Penggantian jembatan talise pada tatanan Deviasi Minus dari realisasi target yang ada, tetapi tidak terlalu signifikan, insyaallah hal itu bisa teratasi dan berjalan lancar sesuai dengan tahapan kerja dilapangan, Jelasnya.

Sementara itu, Sampai berita ini Dinaikkan, pihak pelaksana lapangan pada proyek pekerjaan Penggantian Jembatan Talise, Marten yang dimintai keterangannya atas sorotan mengenai pekerjaan tersebut belum berhasil. RB






- -

Palu, sultengaktual.com  - Bagi rakyat, politik tak sebatas urusan koalisi. Yang terpenting, bagaimana kebijakan publik mengubah hidup sehari-hari. Ada komitmen dan tanggungjawab yang menyertainya. Mari berpolitik secara santun.” 
Kutipan Kalimat itu merupakan Ungkapan Pribadi Dari sosok Wanita Di Timur Sulawesi Tengah, Yakni Kota Luwuk, Kabupaten Banggai.

Sebut Saja, Hj Sulianti Murad SH MM merupakan Anak pengusaha Terkenal di Luwuk Kabupaten Banggai, Yakni  Anak perempuan Bapak Murad Husein. Berbekal Niatan Mengabdi pada Rakyat, bekerja untuk kesejateraan rakyat, merupakan titisan prilaku Murad Husein yang tetap saja melekat di perawakan Ibu Anti sapaan akrab Calon Bupati Kabupaten Banggai itu.

sebagai calon bupati Banggai, dan mendapat dukungan besar masyarakat, Namun, langkah putri daerah ini semakin yakin akan arah perjuangannya itu.

Bermodalkan Kekuatan Basis kerakyatan yang sejak awalnya merupakan gawean Sang Ayah ' king Of Sawit' merupakan inti dari segala kekuatan untuk memuluskan niatan menjadi number one di Kota Air itu.

Selain kekuatan basis kerakyatan, kekuatan finansial atau modal merupakan faktor utamanya. tak diragukan lagi, perimbangan atas kekuatan yang dimiliki, pemilik Tag line membangun dengan HATIMU ini sudah tertanam pada akar rumput pendukung Sulianti Murad untuk memenangkan dirinya di 9 Desember 2020 nanti.

Bagaikan Tanda alam, pemilik Nomor urut 1 di pilkada nanti, tak hanya mencerminkan sisi kewanitaan yang kalangan banyak menilai ada kemanjaan. Alhasil penilaian itu sebatas kacamata penilaian saja, ternyata sosok Ibu Anti Murad ini juga, sudah mengabdikan diri lebih awalnya dengan menggerakkan perusahaan kontraktor dalam menjadi mitra pemerintah melakukan atau bahkan menggenjot laju pembangunan sesuai dengan berkompetitif di Masa lelang atau tender pekerjaan.

Fakta Nyatanya, Melalui tangan dingin ibu hajjah Anti Murad berhasil membawa gerbong kontraktor itu dalam menjalankan tugas sesuai dengan aturan main yang berlaku.

Sebut saja, dengan adanya pertemuan secreat berdua yang dilakukan adalah eksisnya perusahaan PT Mentawa Karyatama sejati yang tetap saja mendapatkan kontrak pekerjaan. seperti pada pekerjaan proyek jalan di wilayah Morowali utara.

Bukti ini yang semakin meyakinkan masyarakat pendukung Sulianti Murad ini memenangman hajatan pesta demokrasi kelak.

Di daerah lain saja seperti kabupaten morowali utara, Ibu Calon bupati kita, Sulianti Murad, melakukan pembangunan melalui profesi kerjanya di luar kotanya berdomisili.
Walhasil pandangan positif atau ajakan yang nilainya merupakan suatu nal inklud atas apa yang semestinya dilakukan. Hasil pekerjaan itu sangatlah memuaskan serta mempermudah tujuan atas output pekerjaan itu dilaksanakan.

Sekarang saja, PT Mentawa Karyatama sejati milik Ibu Anti, mengerjakan proyek preservasi Jalan di wilayah Beteleme tompira kolonedale bahonsuai wosu di kabupaten morowali dengan anggaran pembiayaan APBN murni.

pekerjaan ini tetap dilaksanakan sesuai dengan SOP protokoler kesehatan diperhatikan dilapangan dan mengacu pada aturan menteri keuangan dalam proses penggunaannya sudah memiliki aturan main disaat pandemi covid 19.

Membangun Dengan Hati bukanlah suatu tageline mudah atau makna yang dibaca saja, melainkan suatu ungkapan sakral disaat makna itu terucap bahkan dijadikan yel yel kemenangan atas Anti murad pada pelaksanaan tahapan kampanye.

Jangankan kota luwuk dan wilayah lainnya di kabupaten banggai, kota lain saja beliau bangun infrastrukturnya melalui profesi Hj Sulianti Murad, disitu saja bisa terlintas atas suatu prilaku komitmen, Berjuanglah bersama HATI untuk kemenangan Rakyat di pilkada kabupaten Banggai 2020. RB

- - -

Palu, Sultengaktual.com - Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat pada Direktorat Jendral Bina Marga (Ditjen Bina Marga) melalui Balai
Pelaksana Jalan Nasional XIV Sulawesi Tengah ( BPJN XIV Sulteng) di Satuan Kerja PJN Wilayah I Meningkatkan Ruas Jalan Tompe - Tambu - Sabang - Tonggolobibi dengan nama proyek pekerjaan Preservasi Ruas Jalan Tompe Tambu Sabang Tonggolobibi Dengan pembiayaan murni dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020.
Proyek Pekerjaan Yang Dikerjakan oleh PT Pilar Sejati, KSO PT Salsabilah Praya Indotama itu setelah Kontrak pekerjaan dimulai Pada Februari 2020 dan Akan Berakhir di Desember 2020 Nanti, serta proyek ini dalam pelaksanaannya serta anggaran yang membiayai pekerjaan ini tidak terdampak atas Refocusing, hal ini dikarenakan sewaktu pekerjaan ini dikontrakkan, belum adanya pandemi covid19.
          DR. Andri Irfan Rifai ST. MT

Ruas Jalan Yang dikontrakkan dalam penanganan Preservasi ini sepanjang 110,26 Kilometer dengan
peksanaan dilapangan meliputi preservasi rehab rekon jalan sepanjang 14,457 Km Kemudian preservasi preventif jalan sepanjang 17,650 Km, preservasi pemeliharan rutin jalan sepanjang 78,153 Km, penanganan preservasi jembatan sepanjang 28,48 meter dan untuk preservasi rutin jembatan sepanjang 665,18 meter.

Dalam penanganan pekerjaan preservasi diruas ini, pihak pelaksana dalam melakukan pekerjaan pengaspalan sepanjang 14,457 Km sesuai dengan apa yang ada dalam kontrak. Dan juga diruas ini untuk pelebaran jalan tidaik ada.

Disepanjang lokasi penanganan yang dilakukan oleh PT Pilar Sejati, KSO PT Salsabilah Praya Indotama, tampak masih terlihat aktifitas para pekerja yang tengah melakukan penanganan untuk merekontruksi titik titik pekerjaan yang sudah ditentukan dalam dokumen kontrak.

pekerjaan pekerjaan lainnya yang dilakukan pelaksana yakni melakukan pemarasan, melakukan pemasangan bronjong di beberapa titik yang sudah dilakukan, semua itu merupakan bagian item pekerjaan yang harus dilaksanakan, ujar Sutarno.

Dengan progres pekerjaan yang maksimal dan bisa dikatakan baik, kiranya dengan sisa waktu kontrak pelaksanaan yang bisa dikatakan tiga bulan lagi, kami sangat berkeinginan agar pelaksana dalam menyelesaikan sisa volume pekerjaan di akhir akhir ini bisa tetap fokus dan terarah, sehingga secara grafik pencapaian kinerja dan kemajuan bobot pekerjaan tetap terjaga sesuai dengan Mutu hasil dan jadwalnya, Tambah Sutarno yang selalu standby siap sedia dilapangan melakukan monitoring.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN I Sulteng DR.Andri Irfan Rifai ST, MT saat ditemui Dikantornya yang Juga didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.5) Sutarno, ST merinci bahwa penanganan pekerjaan diruas ini sangat menjaga progres kemajuan pekerjaannya. Buktinya saja sampai saat ini, pekerjaan tersebut memiliki kemajuan progres realisasi fisik sebesar 87,586 persen dari rencana target sebesar 88,875 persen (Hingga berita Ini Tayang - Red) sehingga kami selaku pengguna sangat optimis dan berkeyakinan jika pekerjaan diruas ini bisa tuntas sebelum berakhirnya waktu kontrak pada Desember nanti.

Olehnya itu, Dengan melihat kinerja yang dibuktikan oleh Pelaksana, Kami sangat berharap agar teman teman pelaksana lainnya yang memiliki kontrak pekerjaan di wilayah I (Satker PJN I Sulteng) lebih termotivasi dalam memacu serta menaikkan progres pekerjaannya, Harap Irfan Dengan Semangat.

Selain menaikkan progres kerjaan dilapangan, kami selaku pengguna tetap selalu menjaga serta mengingatkan pelaksana, agar mutu pekerjaan tetap dan wajib diperhatikan, dan juga pelaksanaan pekerjaan kali ini yang di masa pandemi mewabahnya covid19 kami tetap menekankan agar dilapangan tetap menerapkan protokoler kesehatan, sambung Sutarno dengan Tegas.

Untuk wilayah di Area Pegunungan Bosa, kerap kali terjadi longsoran. kejadian ini diduga kuat dengan hadirnya oknum penambang penambang pasir yang melakukan aktivitas di areal tersebut. Olehnya itu, jika hal itu benar terjadi, maka diharapkan pihak terkait yang berwenang dapat mengendalikan serta mengambil sikap tegas, pinta Irfan sapaan akrab Kasatker PJN I Sulteng yang diamini oleh Sutarno. RB
- - -
Poso, sultengaktual.com – Perdana berkantor Pjs. Bupati Poso Drs. Arfan, M.Si langsung gelar pertemuan/rapat internal bersama seluruh OPD diruang Pogombo Setdakab Poso, Senin (28/9/2020). rapat awal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Yan Edward Guluda, SH., MH memperkenalkan kepala-kepala OPD kepada Pjs. Bupati Poso selaku rekan kerja dalam pemerintahan di Kabupaten Poso. Ucapan terima kasih atas sambutan yang hangat dinyatakan Pjs. Bupati Poso pada pertemuan perdana ini, “Saya berterima kasih sudah diterima, ini suatu kehormatan dan suatu kebanggaan tersendiri buat saya pribadi bersama keluarga sudah diterima secara adat”, ungkapnya.
                       Drs. Arfan MSi
 
Sejumlah arahan penting yang disampaikan Pjs. Bupati Poso seperti yang dilansir Humas Kabupaten Poso adalah terkait penekanan Gubernur Provinsi Tengah pada saat pengukuhan Pjs Bupati sabtu lalu, mengenai penanggulangan covid-19 (protokol kesehatan) dan netralitas ASN dalam Pilkada. Terkait wewenang Pjs. Bupati poso, beliau mengatakan bahwa tugasnya ialah meneruskan tugas dari Bupati definitif Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu yang saat ini sedang dalam masa cuti kampanye pilkada.

Dalam kesempatan tersebut Alumni Purna Praja STPDN ini yang juga Kepala Biro Administrasi Wilayah Daerah dan Pemerintahan di Provinsi Sulawesi Tengah, Memohon dukungan dari seluruh Kepala OPD  untuk bersama sama serius menanggapi perihal wabah Covid-19 yang tergolong mematikan tanpa mengenal strata atau status jabatan ini. “Dampak dari covid-19 dipastikan akan berimplikasi dan sangat rentan pada pilkada, dengan semakin banyaknya kasus yang terjadi akan mengurangi angka partisipasi dalam pilkada”, jelasnya.  

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Poso dr. Taufan Karwur diberi kesempatan untuk memaparkan perkembangan terkait covid-19 yang ada di Kabupaten Poso. Data terkini yang dilaporkan per hari minggu 27 september 2020 kasus konfirmasi covid-19 total positif (+) 23 orang, sembuh 20 orang, meninggal 0, saat ini positif terkonfirmasi tersisa 3 orang (1 Kayamanya, 1 Tagolu dan 1 Olumokunde), suspek 30 orang dan probable 0. Terkait Pilkada pemeriksaan Rapid test covid-19 telah dilakukan pada instansi KPU (PPS, Sek PPS, PPK, PPDP) jumlah yang diperiksa 1110 orang, BAWASLU 238 orang, BPS 216 orang, dengan jumlah keseluruhan 1564 orang. Demikian pemaparan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Poso.

Diakhir pertemuan Pjs. Bupati Poso, Drs. Arfan MS.i mengajak seluruh Kepala OPD untuk bekerja sama dan bergandengan tangan dalam melaksanakan tugas yang telah diprogramkan, tutupnya. #humaskabposo

- - -
Palu, sultengaktual.com - Pekerjaan proyek Paket preservasi ruas jalan beteleme - tompira - bahonsuai - bungku terus melakukan action dilapangan dalam menuntaskan pekerjaan yang melekat di kementerian PUPERA bagian bina marga yang dibawahi oleh BPJN XIV Sulteng.

paket pekerjaan yang berbandrol anggarann APBN Murni dengan nilai Rp 49.130.936.000 berada pada satuan kerja PJN III sulawesi tengah dibawah tanggung jawab Pejabat pembuat komitmen ( PPK 3.6) dilaksanakan oleh PT Mentawa Karyatama Sejati sebagai pemenang lelang atas paket pekerjaan tersebut.

Perusahaan Yang syarat akan pengalaman dari timur sulawesi tengah itu berkeyakinan bahwa pekerjaan diruas yang ditangani sepanjang 20 KM itu akan tetap dituntaskan pekerjaannya sesuai dengan batasan waktu kontrak yang ada.

Meski saat sekarang ini, pandemi atas wabah sebaran covid19 pelaksana dilapangan tetap saja melakukan pekerjaan, yang sudah pasti mengacu pada protokoler kesehatan yang berlaku, jelas Haris selaku General superintendent pada pekerjaan yang dinahkodai putri dari pengusaha sukses Murad Husein.

Haris merincikan juga, bahwa pada tahap sekarang ini, penanganan jalan yang dikontrakkan spanjang 20 KM itu, sampai saat ini terealisasi dalam pengaspalan sepanjang 4.5 KM.

Dan untuk pekerjaan rehabilitasi jembatan sudah akan tuntas karena sisa menunggu cukupnya umur beton yang kemudian akan dilakukan pengaspalan, tambah Haris Ketika dihub via Telepon seluler.

Sambil menunggu pengaspalan, pekerjaan yang dilakukan adalah pengecetan dan pekerjaan rabbat beton sedang dilakukan, hal kni selain menaikkan progress pekerjaan dilapangan, sembari menunggu item pekerjaan selanjutnya, tambahnya.

Pemeliharaan rutin jembatan sudah dilakukan pembersihan dan pengecetan jembatan, hal ini merupakan ketentuan falam konttak yang harus dikerjakan. sementara pekerjaan pemeliharaan rutin jalansampai sekarang ini sufah mencapai progress pekerjaan sekitar 70 persen.

Sesuai arahan dan aturan yang ada, pekerjaan pekerjaan yang ada dan terdampak langsung akibat pandemi covid19 akan terjadi refocusing anggaran.
refocusing dimaksud yakni pemotongan anggaran nilai kontrak pada pekerjaan yang berlangsung dengan nilai yang dibayarkan ditahun berjalan dan pada tahun mata anggaran berikutnya. contohnya seperti nilai kontrak kami sebesar 49 miliard lebih baru akan diselesaikan di anggaran tahun ini kurang lebih 12 miliard dan sisanya atas anggaran tersebut akan diselesaikan tahun depan, ungkap Haris. RDY B
- - -