Pilih Menu

Slider










KOTA

SULTENG


POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI


Palu, sultengaktual.com - Dua hari pasca pelantikan, ketua  umum DPD partai Demokrat provinsi Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama beberapa jajarannya,  langsung mengunjungi warga  untuk membagikan ratusan paket sembako di beberap titik di kota Palu.

Sasaran titik pembagian sembako diawali di wilayah

 Kamonji tepatnya di halaman mesjid Agung, minggu (10/10/2021). Puluhan warga yang tergabung dalam padat karya mendapat bingkisan dari Anwar Hafid. Kata mantan bupati Morowali itu, sembako ini titipan dari ketum AHY sebagai bentuk tali asih. "Salam dari pak AHY untuk warga kota Palu. Beliau minta didoakan agar bisa terus bersama rakyat," ujar Anwar Hafid.

Rombongan kemudian bergerak ke kelurahan Donggala Kodi. Di sana warga menyuguhkan makanan tradisional untuk dicicipi. 

Dalam sambutan, Anwar Hafid menitipkan pesan AHY untuk menyerahkan paket sembako secara simbolis ke pada warga Donggala Kodi. "Sebagai partai yang berkoalisi dengan rakyat, saya menitipkan pesan pak AHY untuk menyerahkan sedikit sembako. Semoga ini bermanfaat," ucap Anwar Hafid  juga anggota DPR RI dapil Sulteng itu.

Di titik terakhir, rombongan mengunjungi base camp pemadam kebakaran (Damkar) di kelurahan Layana. 

Wakil ketua 1 Rasyid Pusadan menyerahkan secara simbolis 50 paket sembako kepada salah seorang anggota damkar kota Palu.  

Risna, salah seorang warga kota Palu yang menerima paket sembako merasa bersyukur dengan tali asih yang dibagikan partai Demokrat Sulteng.

"Sembako ini sangat berguna di masa pandemi," tutup Risna. 

(Bakomstra- da Sulteng)- ibl

- -
Palu, sultengaktual.com - Resmi dilantik, Badan Komunikasi Stategis Daerah ( Bakomstra - Da) DPD Partai Demokrat (PD) Sulteng nyatakan siap setia bergerak menjaga marwah dan roh Demokrat Sulteng dalam bentuk  informasi ke khayalak umum  baik di media sosial, cetak dan online. "Kami sadari, bakomstra-da PD Sulteng menjadi garda penting untuk menyampaikan informasi aktual dan faktual atas kerja-kerja pengurus," ujar Hanafi Saro selaku kepala Bakomstra-da PD Sulteng.
Selain itu kata Hanafi, Saro ,pihaknya akan terus memasifkan gerakan edukasi dan publikasi Partai Demokrat melalui sarana medsos, Facebook, instagram, Whatsaap dan alat medsos laiinnya.

'Setelah resmi dilantik, tentunya tim kami harus siap bergerak melakukan kerja - kerja edukasi membesarkan partai Demokrat, dengan menggunakan sarana medsos yang telah ada," ujar Hanafi Saro didampingi Ikbal borman sebagai Waka 1 Bakomstra-da PD Sulteng, Sabtu 9 Oktober 2021.

Ikbal borman menambahkan, untuk mewujudkan harapan ketua DPD PD Sulteng, H.Anwar Hafid, saat ini pihak bakomstrada telah menyiapkan link konten Youtube dan website khusus DPD PD Sulteng, guna memudahkan publik sulteng mengenal jauh kegiatan Partai Demokrat, yang saat ini terus berkoalisi dengan rakyat guna mewujudkan harapan rakyat.
"Kami berharap, semoga sarana itu nantinya, menjadi wadah yang tepat bagi publik sulteng, untuk up date informasi segala kegiatan politik, sosial para kader Demokrat Sulteng, baik tingkat DPD dan juga DPC, istilahnya tak kenal tak sayanglah," Imbuhnya.***ibl
- - -

Palu,sultengaktual.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara spontan meminta ketua DPD partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafid untuk memimpin jajaran pengurus PD Sulteng melantukan yel- yel partai Demokrat.

“Saya minta kepada Pak Anwar Hafid, untuk memimpin para pengurus DPD Sulteng untuk melantunkan yel-yel partai Demokrat,” ucap AHY, saat memberikan sambutan pelantikan pengurus DPD PD Sulteng, Jumat 8 Oktober 2021.

“Demokrat——,Demokrat—–Demokrat—seru berturut Anwar Hafid, dijawab sorak sorentak kader PD Sulteng, “Siap, Setia, Jaya—jaya.

“Yel yel itu, saat kita semua menghadapi ancaman eksternal yang merongrong kedaulatan eksistensi dan kehormatan partai Demokrat.

Dan bahkan sampai hari ini kita masih berjuang untuk mempertahankan apa yang kita miliki,” tegas Ketum Demokrat melanjutkan sambutanya.

Tiga elemen ini kata AHY, di gelorakan bukan tanpa alasan, Siap, Setia dan Jaya. Mengapa harus siap? Siap ini mengandung arti yang luas, kita harus menyiapkan diri, Fisik, dan mental kita.

Dunia politik adalah dunia yang keras, sehingga harus siap fisik dan mental, ujar Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) itu.

AHY juga mengingatkan, untuk membangun kapasitas sumber daya manusia, para kader harus memiliki kapasitas dan integritas, loyalitas sehingga memiliki semangat untuk menjalankan roda organisasi.

“Kita ingin kader – kader kita militan, itu semua membutuhkan kerja keras termasuk pendidikan, pelatihan, kaderisasi dan juga senantiasa membangun semangat kebersamaan.

“Kita harus semakin siap, bukan hanya SDM, tapi termasuk faktor yang lain, logistik dan aset lainnya. Menghadapi kompetisi kedepan yang tidak sederhana,” ujar AHY.

AHY menegaskan, kepada seluruh kader Demokrat untuk membangun kesiapan dalam kesatuan yang utuh dan solid.

“2024 didepan mata, sekarang sudah menjelang akhir 2021, praktis kita hanya punya waktu 2 tahun, sebelum kita masuk dalam tahun politik dan kompetisi yang sebenarnya, Imbuhnya.

Selanjutnya, Setia, kata AHY, adalah kesetian terhadap tujuan perjuangan partai harus dijaga dengan baik dan kokoh. Setia kepada partai, kepada perjuangan, kepada kepemimpinan yang SAH sesuai AD - ART

Dan memiliki loyalitas dan solidalitas itu adalah elemen besar kepada partai.

“Saya berharap betul kepada pak Anwar Hafid untuk membangun solidalitas dan menjaga kesetian seluruh kader di sulteng sehingga dapat memenangkan perjuangan 2024,” sambung AHY.

Ketiga lanjutnya adalah Jaya, bukan sesuatu yang berlebihan, dengan pengalaman Demokrat tahun 2009 mendudukan putra terbaik bangsa bapak SBY menjadi Presiden RI.

“Kita partai demokrat menjadi the ruling party, mengapa kita berharap dan bercita- cita berihtiar berjaya kembali, karena dengan semakin besar raihan suara kita secara nasional diseluruh tingkat daerah, semakin banyak jumlah anleg kita, kepala daerah dari partai demokrat, maka Insya Allah dapat mengembalikan sejarah kejayaan Demokrat,” jelas AHY

Sementara itu, Anwar Hafid (AH) dalam sambutannya sebagai Ketua DPD Demokrat Sulteng, menaruh apresiasi yang besar atas kebersamaan Ketum AHY dalam pelantikan meski hanya lewat virtual.

Kepada para pengurus dilantik, Anwar Hafid menegaskan, untuk terus menjaga kebersamaan, ia juga memberikan warning jangan pernah selingkuhi partai”.

“Saya paling cemburu, jika ada pengurus yang mencoba membangun perselingkuhan dengan kubu disebelah, jadi jangan coba – coba.

“Saya berharap jaga kesetian, boleh tidak suka dengan saya, tapi jangan dengan ketum AHY,” tegas anggota fraksi Demokrat DPR RI ini.

Kepada ketum AHY, Anwar Hafid melaporkan, Ia meyakini bersama pengurus baru dilantik akan memberikan kejayaan PD Sulteng kedepan.

“Dijajaran pengurus kali ini, saya punya optimisme yang sangat besar kedepan bahwa partai Demorat Sulteng akan menjadi partai yang diperhitungkan, ujar mantan Bupati Morowali 2 periode ini.

Ia juga menaruh apresiasi besar kepada para kader lama Demokrat, yang hingga saat ini masih terus bersama mendampinginya meski mendapat goncancangan kuat atas peristiwa yang menerpa Demokrat.

‘Tidak kalah pentingnya, Terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya pada kader lama, yang terus berjuang bersama penuh kesetian. Meskipun ditengah goncangan beberapa waktu lalu.

Namun, hingga hari ini masih berdiri kokoh bersama saya membangun Demokrat, meskipun banyak juga sahabat lama meninggalkan saya,” ujar AH yang disambut tepuk aplos para kader demokrat yang mengikuti prosesi pelantikan.

“Boleh berbeda pendapat, namun kesetian adalah hal penting bagi kita,” tandasnya. @Rb__BahanaIndonesia

- -

Palu, Sultengaktual.com-Putusnya Arus Lalulintas Akibat Ambruknya Jembatan Popanga pada 2 tahun silam yang menghubungkan daerah Balingara ke Desa Longge, di ruas Balingara - Longge Dataran Bulan Kabupaten Tojo Unauna Provinsi Sulawesi Tengah, dalam waktu dekat akan segera teratasi. Hal Ini segera terwujud dalam waktu dekat atas Action lapangan Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah yang sekarang ini sementara berjalan.

Jembatan Dengan Bentangan sepanjang 100 meter yang ambruk 2 tahun lalu itu dikarenakan kendaraan yang melintas memiliki beban berat over load (Kelebihan Beban) sekarang ini dalam tahap pengerjaan. Hal ini di sampaikan Oleh Ir. H.Syaifullah Djafar,M.Si Kepala Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Amirudin,ST selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Jembatan, ketika ditemui Diruang Kerjanya, Jumat (1/10).

Tidak fungsional jembatan Popanga akibat ambruk terputus itu memberikan dampak yang luar biasa terhadap masyarakat pengguna akses jalur ini, sampai sampai masyarakat yang hendak melintasi sungai di areal jembatan Popanga yang putus itu, terpaksa harus menggunakan Jasa alat penyeberangan tradisional, yakni menaiki/menumpangi Rakit, Ungkap Amir.

Atas Hal itu, Pihak Kami, melakukan action lapangan, dengan sebelumnya mematangkan perencanaannya lebih dahulu kemudian action lapangan." Alhamdulillah, sekarang pekerjaan dilapangan dalam Tahap melakukan perakitan Jembatan Bailley" ujar Amir Selaku PPTK Jembatan.

sekarang ini, kemajuan pekerjaan melakukan perakitan dilapangan sudah menyentuh sekitar 80 an persen. Dan prinsipnya jembatan setelah di rakit langsung kami dudukan ke titiknya untuk segera difungsionalkan,Tambahnya.

Saat perakitan jembatan Bailley yang akan di gunakan menggantikan Jembatan yang ambruk sepanjang 100 meter dengan lebar 3 meter, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng, Ir. H. Syaifullah Djafar, M.Si Didampingi Kepala Bidang Bintek Ir. Basir Tanase, ST.M.Si mengunjungi Lokasi proyek dengan melihat langsung perakitan serta titik lokasi yang akan didudukkannya Jembatan Bailley Tersebut, Rincinya.

Bahkan Kepala Bidang Jalan Dan Jembatan Ir. Asbudianto, ST, MT bersama Ir.Syaiful Anwar, ST. MT selaku kepal seksi Jembatan belum lama ini Menyempatkan diri juga meninjau lokasi perakitan sampai lokasi jembatan.

Dengan posisi 80 an persen dalam perakitan jembatan Bailley itu, kami yakin Dalam 10 hari kedepan, perakitan akan rampung, dan kami akan ke item pekerjaan lainnya untuk persiapan pemasangan atau mendudukkan jembatan tersebut di titiknya.

Mendudukkan Jembatan itu ke titiknya dengan metode menarik rangkaian Bailley itu ke titik yang sudah ditentukan. Jika semuanya dilancarkan, kami targetkan akhir Oktober atau awal November nanti, jembatan Popanga sudah bisa di fungsionalkan, Jelasnya.

Dengan Targetan diatas, Berfungsinya jembatan Popanga nantinya, akan melancarkan arus transportasi di ruas Balingara - Longge (Dataran Bulan) secara funsional maksimal, masyarakat tidak akan lagi menggunakan Rakit seperti sebelumnya.

Jika fungsional jembatan itu, kami juga sangat berharap agar kendaraan yang akan melintasi jembatan bisa memperhatikan beban berat kapasitasnya, sehingga kita semua bisa menjaga aset jembatan tersebut, sambil meminta agar pihak terkait, dalam hal ini seperti Pos Pos Perhubungan yang jika ada bisa memberikan arahan bahkan melakukan pengecekan atas beban kendaraan yang melintas, Pintanya. *RB













- -

Papua, Sultengaktual.com Tim Sepak Takraw Putri Sulteng nomor beregu berhasil lolos ke babak semifnal usai mengalahkan Bandar Lampung dalam babak penyisihan Group B di GOR Trikora Uncen Papua, Jum'at 1 Oktober 2021. Berhadapan dengan Tim Lampung, anak asuhan Sandrina Kaliey ini menang melalui rubbet set.
Dalam laga yang disaksikan langsung  Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura, Ibu  Vera Rompas Mastura serta Ketum KONI Moh Nizar Rahmatu,  Tim Sulteng menurunkan Nur Ismi Chikita, Widya Angrini, Filda Feronika dan Mauren, mulus di set pertama dengan skor 20- 10. Namun di set kedua, Chikita Cs harus mengakui Tim Lampung yang di arsiteki Sofyan dengan torehan angka 18 -21. Di set kedua ini, memang terjadi kejar mengejar point. Bahkan sempat membuat ketegangan bagi beberap tim official Sulteng. Walhasil, di set ketiga yang penuh dramtis, Chikita Cs mampu menguasai permainan dan menang langsung 21-16. Dalam laga ini Widya Anggrini sebagai Match Star Woman.

Seperti perannya sebagai penembak, Widya benar-benar menunjukan pembunuh di game ketiga. Berulang kali, point Sulteng, diraih dari smass kedeng yang dihempaskan dan tak mampu diantisipasi Tim Lampung.
Hasil ini memantapkan langkah Tim Sulteng ke Semifinal. Sebelumnya Chikita Cs mengalahkan Sumatera Barat dan kalah dari Jawa Tengah.

Masuk ke Semifinal, Tim Sepak Takraw Putri Sulteng sudah dipastikan meraih medali. Minimal mereka mendapatkan medali Perunggu.
Dibabak Semifinal yang akan berlangsung pada Minggu 3 Oktober nanti, Tim Sulteng akan berhadapan dengan juara Poll A Jawa Barat pemegang medali emas di PON XIX Tahun 2016.

Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura yang ditemui usai pertandingan mengaku bangga atas permainan Tim Sulteng. Menurut Rusdy, semangat juang dan tanding mereka  tak kendor meski di set kedua mengalami kekalahan. Jadi ini yang membuat mereka bisa menang. 
" Ini juga membuktikan jika mereka telah mempertaruhkan harga diri "kata Cudy sapaan akrab Gubernur.
Dibabak Semifinal mendatang, Cudy yakin dan optimis Chikita Cs akan menampilkan permainan terbaiknya.
Sementara Sandrina sebagai pelatih mengaku akan terus melakukan pembenahan atas kekurangan-kekurangan anak-anak asuhnya.  Ia juga berharap  Chikita dan kawan-kawan bermain lepas dan tidak merasa terbebani. 
" Dengan kemenangan ini kami sudah pasti lolos ke Semifinal. Sekarang kami mempersiapkan diri untuk melawan Jawa Barat dibabak Semifinal," pungkasnya.

Penulis : Agus Manggona
- -


Palu,sultengaktual.com -Proyek Preservasi Jalan Tompe - Tambu - Sabang Tonggolobibi Terancam Putus Kontrak, Pasalnya Proyek Dengan Bandroll Nilai Kontrak sebesar 12 Miliard lebih itu sudah pada tahapan Show Cost Meeting 3 ( SCM 3 ).

Paket pekerjaan proyek yang dikerjakan Oleh PT Insan Cita Karya Asal Tenggarong, Kalimantan Timur itu seakan Jalan Ditempat saja tanpa memberikan kemajuan bobot progres pekerjaan yang signifikan sejak penandatanganan Kontrak di awal April 2021 Lalu.

Tidak naiknya progress bobot volume pekerjaan itu karena sampai diawal September 2021 baru menyentuh di posisi 12,521 Persen dari realisasi target yang seharusnya pada posisi 70,277 persen.

Sutarno, ST selaku Pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang menangani Ruas pekerjaan Proyek Tersebut Yang ditemui di ruangan Kerjanya di seputar Jalan Zebra Kota Palu, Menjelaskan, " Pekerjaan itu sangat  sangat lambat dalam kemajuan progress kenaikan bobot volume, sehingga Upaya yang kami lakukan selaku pengguna menjalankan SOP yang ada, dan ini upaya terakhir kami, Yakni memberikan/Melayangkan surat ke pelaksana, bahwa pekerjaan itu masuk ranah SCM 3 " Ungkapnya.

Surat Pemberitahuan SCM 3 ke Pelaksana,  oleh tingkatan Pihak BPJN XIV Sulteng itu kami Layangkan di awal awal September, kalau tidak salah diatas tgl 6 september 2021,ujar Tarno.

Dalam Surat itu, kami rincikan juga beberapa pokok pokok pikiran dalam solusi memberikan kesempatan kepada pihak pelaksana untuk mengejar ketertinggalan bobot pekerjaan, sehingga pelaksana bisa keluar dari ranah SCM 3 itu, Ujar Tarno sapaan Akrabnya.

Dalam ranah SCM 3 tersebut, kami secara pelaksanaan teknis dan juga selaku pengguna menerapkan Test Case pada pekerjaan sebesar 18,00 Persen, agar pelaksana bisa menaikkan bobot volume sebesar angka pada test case tersebut.

Langkah ini dilakukan agar pelaksana bisa melanjutkan pekerjaan sampai batas waktu kontrak jika memang mampu memberikan ketambahan bobot volume pada periode test case itu.

Test Case ini Kami Harap bisa tercapai, karena harapan kami pihak pelaksana bisa menuntaskan Pekerjaan ini sehingga proses pembangunan yang ada tidak tertunda dengan adanya suatu aturan Yang sudah diatur. seperti masa denda yang sudah menjadi resiko pelaksana sampai terjadinya pemutusan kontrak.

Mengenai pemutusan kontraknpun sangat kita hindari jika memang masih ada kesempatan bekerja. Hemat pikir kami yakni, daerah yang dirugikan dan konsekuensi atas hal itu, perusahaan pasti di blacklist. Jelas Sutarno.

Seperti Informasi yang didapatkan oleh Media ini, Pada Pelaksanaan Pekerjaan Proyek ini, Pihak Pelaksana dalam item pekerjaannya tidak ada sama sekali melakukan penanganan pekerjaan Rehab Rekon, serta pekerjaan perbaikan Jalan juga tidak ada. Tetapi pelaksana memiliki volume terbesar dalam penanganan pekerjaan di item penanganan longsoran tepatnya di daerah wilayan Gunung Bosa serta pekerjaan pemasangan bronjong dan juga Pasangan Batu.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Sutarno selaku PPK yang mengatakan "Volume pekerjaan yang besar pihak pelaksana adalah pekerjaan penanganan longsoran di gunung Bsa dan pekerjaan pemasangan bronjong, serta Pasangan Batu Ungkap Sutarno.

Ketika ditanyakan secara detail mengenai volume pekerjaan bronjong serta volume pasangan batu, Sutarno menekankan, itu sangatlah spesifik sekali dan terlalu jauh jika harus menjadi konsumsi publish.

Perlu diketahui, sesuai data informasi pekerjaan yang di dapatkan, terdapat beberapa titik pekerjaan bronjong yang volumenya secara keseluruhan sekitar Ribuan Meter Kubik belum selesai dikerjakan, bahkan faktanya dilapangan belum menyentuh setengah dari kubikasi penyelasian pekerjaan bronjong, juga pekerjaan Pasangan Batu.

Selain pekerjaan bronjong, sama halnya dengan pekerjaan pasangan batu dibeberapa Jembatan yang sesuai kontrak yang belum terkerjakan.

Sama Halnya dengan  beberapa titik pekerjaan Galian Daerah Aliran Sungai ( DAS) plus pekerjaan bronjongnya yang sama sekali belum tersentuh.

Sementara itu, Guntur selaku pelaksana yang memakai perusahaan Pinjaman Dari kota Tenggarong, waktu ditemui pertama kali, seakan mengelak ketika ditanyakan berapa bobot pekerjaan dilapangan. "Berapa yaaa...Saya Tidak begitu tau besaran bobot pekerjaan dilapangan"Ungkapnya.

Begitu juga Upaya konfirmasi yang kembali dilakukan "Saya Lagi Sakit, Tensi Darah saya Naik" Ujar Guntur ketika dihubungi via telepon selularnya.

Ketika Disambangi di Kantor Cabang PT Insan Cita Karya, pada seputaran Maleo Kota Palu, Guntur Pun Engan Menjelaskan secara rinci soal langkah langkah yang ditempuh dilapangan dalam penyelesaian Test Case di Ranah SCM 3 tersebut.

Dr. Andri Irfan Rifai, ST.MT selaku Kepala Satuan Kerja PJN I BPJN XIV Sulteng, Membenarkan Kalau Pelaksana Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Tompe - Tambu - Sabang - Tonggolobibi yang dilaksanan oleh PT Insan Cita Karya sedang Melaksanakan Tes Case dalam menambahkan bobot Pekerjaan 18 Persen karena sudah memasuki Ranah SCM 3 Ini," Iya, Test Case Itu Sampai pada Akhir September Ini" Kata Irfan.

Dikesempatan Itu juga, Irfan Mengatakan "Jika Pekerjaan ini Harus Putus kontrak, Yaa Harus Diputus, Seperti Tahun Anggaran 2019 Lalu, Kami Bisa putuskan Kontrak Terhadap 3 rekanan Kami, Ungkap Irfan.

Kita liat saja, apakah pelaksana bisa menyelesaikan ketentuan yang ada pada test Case sebesar 18 persen itu, atau tidak, ya minimal bisa memberikan proggres positiflah pada grafik perkembangan pekerjaan, setidaknya bisa masuk 13 persen atas ketentuan test case, karena ada aturan mainnya juga jika pelaksana hanya bisa 13 persen, Jelasnya.

Sambil menambahkan kalau pada test case yang diberikan pada pelaksana,terletak pada peningkatan bobot pekerjaan Bore Pile dan Bronjong, Tutup Irfan.

Eko Arianto, Dari Tegak Sulteng dan Juga Forum Peduli Pembangunan Daerah (FPPD) Salah satu Penggiat Pemerhati Pembangunan Daerah Yang menggunakan Keuangan Negara menuturkan" Jika Layak Diputus kontrak, Lakukan Hal Itu, Mengingat Proggres pekerjaan Yang terjadi seakan Stagnan saja, bayangkan dalam durasi waktu kontrak berjalan yang sudah 5 bulan, hanya bisa menyentuh pekerjaan sebesar 12 persen, Jauh sekali selisihnya atas realisasi target yang semestinya, sebesar 70 an persen. Hal ini perlu disikapi, Ada apa dibalik ini, Kami menduga pelaksana seperti ' Dianak Emaskan' ujarnya.

Melihat Item pekerjaan yang nilai volumenya besar yakni  pekerjaan bronjong dan Pasangan Batu, belum secara keseluruhan dikerjakan.

selain itu ada juga pekerjaan yang belum tersentuh, seperti Timbunan kelas S untuk bahu jalan, ( Lapisan Pondasi Atas), beberapa Pekerjaan Galian DAS sekalian pemasangan bronjong. Rinci Eko

keseriusan dalam memacu kemajuan pekerjaan dilapangan merupakan Tanggung jawab pelaksana dan dikontrol penuh oleh pengguna melalui pengawas lapangan serta koordinasi dengan pihak konsultan agar pemenuhan kenaikan bobot sesuai dengan jadwal pelaksanaan dan bisa dengan jelas terhitung dan segera lakukan Opname volume, biaya anggarannya yang terserap jika pada akhirnya pekerjaan ini terjadi pemutusan Kontrak.

Kalo memang Putus kontrak merupakan solusi akhir atas penyelesaian akhir kegiatan pekerjaan proyek ini, Maka Tindakan itu Harus dilakukan, agar tidak terbentuk suatu andai andai bahkan opini yang menyudutkan Pihak Pengguna Ujar Eko. *@Rb












- -

Parigi, Sultengaktual.com Puluhan wartawan membuat dan menyerahkan petisi kepada Sekretaris Daerah Parigi Moutong. Petisi tersebut terkait somasi yang dilayangkan salah seorang oknum pejabat di lingkup Pemerintahan Daerah setempat.

Petisi yang memuat pernyataan sikap, itu sedikitnya ditandatangani 25 jurnalis yang berkarir di Parigi Moutong. Petisi itu diserahkan perwakilan jurnalis, Bambang, kepada Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran. 

Dalam pernyataan terbuka itu, para wartawan menyatakan, tindakan yang ditunjukan oknum pejabat dengan melakukan somasi terhadap produk jurnalistik berupa artikel pemberitaan, menunjukan ketidaksiapannya terhadap fungsi kontrol atas tugas, kewenangan dan kewajibannya dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Negara. 
Bambang, Perwakilan    Jurnalis Parigi Moutong Yang menyerahkan Petisi
Kepada Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran, S.STP ( Foto : Istimewa )

"Terlebih dilakukan kepada wartawan yang menjalankan tugasnya berdasarkan Undang-Undang yang berlaku," kata Bambang mengutip isi petisi. 
Menurutnya, kebebasan Pers di Indonesia lahir setelah orde baru tumbang pada 1998 dan munculnya pasal 28 F UUD 1945, melalui amandemen kedua, yang menyebutkan 'Setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan mengungkapkan segala jenis saluran yang tersedia.

"Kebebasan Pers ini kemudian ditegaskan lagi melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," ujar Bambang. 

Bambang berkata, sesama profesi dari berbagai perusahaan Pers, mereka terpanggil dan bersimpati atas persoalan yang dihadapi Abd. Latif Noho, jurnalis yang disomasi Sekretaris Badan Kesbangpol Parigi Moutong Syamsu Nadjamudin. "Sehingga, kami meminta kepada Bupati Parigi Moutong supaya bertindak dan memberikan keadilan kepada teman kami," ucap Bambang. 

Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran yang menerima petisi berjanji akan secepatnya menyampaikan petisi tersebut kepada bupati. Katanya, untuk memberi tanggapan dia tidak memiliki kapasitas. 

"Petisi sudah saya terima, dan akan saya sampaikan secepatnya kepada bupati dan wakil bupati. Untuk memberi tanggapan, mohon maaf, saya tidak berkapasitas," ungkap Zulfinasran. 

Petisi itu tidak hanya ditujukan ke bupati parigi moutong, tapi juga ditembuskan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Parigi Moutong, Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, dan Polres Parigi Moutong.*** Pers Release___Dadank
- -


Palu, sultengaktual.com -Pekerjaan Proyek preservasi Jalan Ampana-Balingara-Bunta-Pangimana yang melekat di Satuan Kerja PJN III BPJN XIV Sulteng Terus memacu pelaksanaan pekerjaan dilapangan meski terbilang cuaca akhir akhir ini sangat ekstrim dengan tingginya intensitas curah hujan.

Kontraktor Pelaksana PT Elim Jaya Pratama asal Kota Air Luwuk, Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah itu tetap konsisten dan komitmen dalam melaksanakan kelanjutan pekerjaan untuk dituntaskan.

Meskipun pada beberapa bulan lalu, ketika banjir menghantam lokasi pekerjaan, sebagian besar material yang siap digunakan di lapangan hanyut terbawa. Dan adanya kerusakan kerusakan sedikit tetapi sudah dilakukan perbaikan.

Pelaksanaan Pekerjaan dilapangan Terus dilakukan oleh PT Elim Jaya Pratama, yang rata rata progres terbesarnya berada pada pekerjaan struktur.

Kondisi Cuaca yang intensitas hujan tinggi ini, tidak mengkendurkan tanggung jawab dilapangan, meskipun hujan, para pekerja dilapangan selalu siap dengan mengerjakan pekerjaan lainnya selain mengerjakan struktur box culvert.

"Pengerjaan struktur yang rata rata berada pada titik titik saluran air, tentu saja terhambat dikarenakan faktor cuaca, jadi menunggu cuaca cerah baru dilakukan pengecoran" Ungkap Iim Tjane selaku PPK saat ditemui diruangannya.

Ditambahkannya juga bahwa " pekerjaan pengecoran berbeda dengan pengaspalan, jika pekerjaan pengaspalan bisa dilakukan setelah hujan turun, kalau pengerjaan pengecoran harus benar benar cuaca cerah", Tambahnya.

Beberapa waktu lalu saja, ketika pelaksana akan bersiap melakukan pengecoran, tiba tiba terhambat dikarenakan adanya banjir akibat hujan deras di sekitar sungai Tobelombang, tetapi struktur pekerjaan yang terhambat waktu itu sudah selesai di lakukan pengecoran, Tambah Iim Tjane.

Di kesempatan Lainnya, Viktor selaku pelaksana pada pekerjaan di ruas ini menuturkan bahwa Sebagai pelaksana harus bertanggung jawab dalam menuntaskan pekerjaan, sehingga aktivitas dilapangan terus berlangsung sambil melihat kondisi cuaca yang terjadi, Intinya kami tetap action untuk menuntaskan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab. RB





- - -