Pilih Menu

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Pasca Bencana, Proyek Tanggul Pantai Segera Tuntas
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Proyek Pengaman Pantai Yang ada di Teluk Palu, adalah kegiatan rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana pada september 2018 silam di wilayah kota palu, kabupaten sigi dan Kabupaten Donggala yang dianggarkan melalui World Bank /Loan Asian Development Bank (ADB).

PT Adhi Karya (Persero) Tbk Merupakan salah satu Perusahaan Berlabel BUMN Yang menjadi Kontraktor Pelaksana Untuk PÅ•oyek kegiatan penanganan pasca bencana dengan Bandrol Anggaran sebesar kurang lebih Rp 248 Miliard ini dengan menangani beberapa item kegiatan pembangunan tanggul pantai laut di teluk palu sepanjang 7,2 km, saluran drainase sepanjang 7,2 km, dan tidak ketinggalan juga, tambatan perahu dibuat sebanyak 4 buah.

Dalam penanganan kegiatan kegiatan proyek rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana di kota palu, kabupaten sigi dan kabupaten Donggala akibat gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR di 2018 silam, kegiatan proyek pembuatan tanggul pantai di teluk palu dengan nama Tanggul pantai SILEBETA merupakan Salah satu pekerjaan yang dinilai urgen untuk ditangani secepatnya untuk menyelamatkan infrastruktur lain dari abrasi akibat rob. Rusaknya pengaman pantai dan turunnya permukaan tanah akibat gempa menjadikan wilayah garis pantai Talise hingga Silae menjadi langganan rendaman akibat rob.

Ditemui beberapa waktu lalu, di Kantor Direksi Kit, seputaran Jalan Gunung Tinombala Kota Palu, Project Manager PT. Adhi Karya (Persero), Tbk. Adi Sucipto  mengatakan, prinsip pembangunan pengaman pantai pada dasarnya berfungsi untuk mengamankan garis pantai. Dikarenakan Bangunan tanggul penahan pantai ini akan melindungi terjadinya kerusakan akibat abrasi pantai, sehingga fungsi atas menjaga jangan sampai rusak garis pantai, maka proyek ini memiliki perencanaan teknis yang matang, ini kan anggaran besar, jadi pada prinsipnya output atas pekerjaan ini berfungsi semaksimal mungkin, Jelas Adi.
                 ADI SUCIPTO
Kita bisa lihat secara bersama,
adanya genangan air akibat Rob, di beberapa titik sepanjang areal penanganan, semenjak hal itu dibuatkan tanggul seperti yang dimaksudkan pada pembangu an pelaksanaan kegiatan ini, maka genangan genangan air yang dimaksud tidak lagi terjadi, urainya.

Secara Tekhnis Dalam kegiatan pekerjaan proyek ini, PT Adhi Karya telah memenuhi unsur unsur tekhnisnya terhadap sisi pekerjaan struktur bangunan pengaman pantai (Coastal Protection) yang berdasarkan pada terjadinya pasang surut air, perhitungan terhadap kecepatan angin serta tinggi serta besaran gelombang dalam menentukan elevasi bangunan dan juga pada volume beratnya batu yang akan digunakan dilapangan sesuai dengan spesifikasi tekhnis yang sesuai, Rincinya.

Kami selaku pelaksana yang bergiat dilapangan tidak main main dalam melakukan pengerjaan hal ini. mulai dari sisi teknis, yang menyangkut material, dudukan material serta posisi idealnya pemasangan batu batu di areal lokasi harus megacu pada prosedur yang sudah sesuai dengan perencanaannya dan sudah sesuai dengan spesifikasi yang sesuai dengan apa yang tertuang dalam kontrak, tambah Adi.

Dalam pelaksanaan dilapangan, bisa dilihat bagaimana hasil yang sudah ada, karena dalam pelaksanaannya di lapangan, teman teman yang bekerja sebagai mitra kerja kami sebagai subkontraktor tetap saja terpantau oleh kami setiap saatnya, karena tim tekhnis dari kami melakukan monitoring bahkan mengawasi langsung atas tahapan tahapan kerja lapangan yang dilakukan, hal ini dilakukan karena suatu hal lumrah dalam menjaga kualitas pekerjaan, karena hasil pekerjaan yang memiliki mutu hasil yang baik atas kualitas maksimal merupakan suatu keberhasilan kerja dan sempurnanya masyarakat dalam merasakan bahkan menikmati atas apa hasil kegiatan yang output intinya adalah ternikmati.

Dalam pelaksanaan kegiatan proyek ini, kami selaku pelaksana tak sedikit menemui kendala di lapangan, seperti halnya yang berkaitan langsung atas kemauan masyarakat yang ada di sekitar lokasi pekerjan. Hal itu bagi kami bukanlah suatu hambatan yang urgent atau mempengaruhi kinerja kami, melaikan suatu motivasi dengan secara aktif terus mensosialisasikan mengenai apa sebenarnya kegiatan proyek ini dikerjakan, agar maksud serta manfaat bagi masyarakat dengan terlaksananya pekerjaan ini hingga berakhir serta tujuan atas output proyek ini bisa langsung di dimengerti serta dipahami, beber Adi, meskipun padatnya aktifitas tetap menyempatkan diri menjelaskan dan merinci atas proyek kegiatan yang ditangani._RB#MultySumber-

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama