Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Way Mincang Tancap Gas Tuntaskan Umu - Lokodoka
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Efraim : optimis bisa Tuntas

Palu, Sultengaktual.com - Proyek paket preservasi Jalan untuk ruas Umu paleleh lokodoka yang melekat di Satuan kerja PJN wilayah I sulawesi tengah BPJN XIV Palu yang dikerjakan oleh PT way Mincang dalam waktu dekat akan segera tuntas pekerjaannya.


Hal itu dikatakan oleh Efraim C Musa sebagai wakil perusahaan yang melaksanakan pekerjaan yang dibiayai oleh APBN murni. "Selaku pelaksana pekerjaan, kami optimis karena sisa volume pekerjaan tidak seberapa banyak lagi, hal ini dikarenakan dukungan alat serta material dilapangan sudah ready dan siap semuanya" ungkap fraim sapaan akrab yang sosoknya tidak asing lagi di kalangan teman teman media di Sulteng.

Dikesempatan itu juga, pekerjaan yang titik lokasinya Umu Paleleh dimulai pada KM 710+000 sampai 742+200 dan untuk ruas paleleh lokodoka pada Km 658+000 sampai pada 710+000 merupakan panjang ruas jalan yang menjadi tanggubg jawab kami dalam penyelesaiannya, ungkap Nasrun St yang mewakiki satuan kerja dikesempatan itu saat ditemui oleh media ini minggu lalu.

Dikesempatan itu juga, Nasrun menambahkan dengan optimisnya juga bahwa pekerjaan tersebut meski dikatakan lambat tapi semuanya masih dalam batasan kewajaran karena ada aturan main yang mengikat dan pihak kami serta pihak pelaksana sama sama memahami aturan itu. 
Dengan kerja masa perpanjangan waktu pelaksanaan yang sudah sesuai secara administrasi mengenai aturannya, optimis yang kami miliki bahwa pekerjaan yang dilaksanakan pt way mincang akan selesai sesuai dengan batasan waktu tersebut, tambah Nasrun.

Pekerjaan pekerjaan yang dilakukan oleh pelaksana dengan hasil akhir asphalt Hot mix merupakan out put dari apa yang sudah menjadi perintah kontrak terhadap pelaksana.
Selain melakukan pemarasan, perbaikan bahu jalan, perbaikan saluran air serta susunan batu yang dikerjakan dilapangan itu sudah nampak terhadap titik titik yang sudah dikerjakan.

Setiap pekerjaan atau sesuatu yang dilakukan pastilah memiliki kendala, kendala dalam pelaksanaan suatu pekerjaan bervariasi, seperti kendala yang terjadi di pekerjaan kami, kami menyadari kendala bukan berarti mengurungkan niat kami dalam meyelesaikan pekerjaan, karena dengan kendala itulah kami menjadikan suatu motivasi juga spirit agar pekerjaan ini haruslah tuntas agar apa yang sudah menjadi tanggung jawab kami benar benar terselesaikan sesuai dengan batasan waktu yang diberikan kepada kami selaku pelaksana, jelas efraim menambahkan.

Memacu pekerjaan yang tersisa dilapangan merupakan tanggyng jawab kita. Karena mendapatkan kontraj pekerjaan tersebut didapatkan melalui proses yang panjang serta perjuangan juga yang tentunya kita ketahui secara bersama bagaimana proses itu terjadi, karena proses itulah sehingga kami berkewajiban menuntaskan apa yang tersisa atas pekerjaan itu, menuntaskan merupakan tanggung jawab pelaksana untuk menghasilkan out come atas paket pekerjaan yang kami kerjakan, urai Efraim dengan nada yang optimis, sambil memperlihatkan foto pekerjaan yang sementara jalan dan pekerjaan yang sudah selesai. RB

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama