Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » Dukung Event Pacuan di Parigi Moutong, Kapolres: Ada Tapinya
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Kejuaraan Piala Gubernur Sulteng di Arena Pacuan Tobolongko.

Parigi Moutong, Sultengaktual.com- Kejuaraan Pacuan Kuda yang nanti diselenggarakan di Kabupaten Parigi Moutong mendapat dukungan dari Kepolisian Resort setempat. Meski begitu, restu aparat penegak hukum terhadap event tersebut bukan tanpa kecuali.

Respon 'bersyarat' dari polisi, keluar lewat penyampaian Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulham Efendi Lubis. Hal itu diungkapkan pimpinan polisi tersebut ketika menanggapi pertanyaan pewarta menyangkut pelaksanaan Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020, di Parigi.

AKBP Zulham Efendi Lubis, Kapolres Parigi Moutong.
Foto: Ist.
Efendi Lubis bilang, sebagai bagian dari Parigi Moutong, patut mendukung hingga menyukseskan kegiatan-kegiatan positif. Apalagi kegiatan yang dimaksud bersifat penting serta berfaedah untuk daerah.

"Secara pribadi dan institusi saya sangat mendukung kejuaraan pacuan kuda yang akan digelar di Parigi. Karena secara positif bisa berdampak pada ekonomi bahkan pariwisata," kata Efendi Lubis, di kantornya, Selasa sore, 10 Maret.

Ia menjelaskan, konsep kegiatan pacuan yang akan diselenggarakan nanti, dianggap event cukup besar, sebab melibatkan peserta dari beberapa provinsi. Apalagi kejuaraan ini terbilang pertama kali dibuat di Parigi Moutong, sehingga tidak menutup kemungkinan kalau acara itu jadi pusat konsentrasi massa (pengunjung, red). 

Sebab dari itu Efendi Lubis meminta pihak pelaksana tidak menganggap enteng pertandingan pacuan kuda yang oleh pihak pelaksana dijadwalkan pada 21-22 Maret tahun ini.

Katanya, secara sikap maupun administrasi bahwa pihak Polri mendukung, namun, ada tapinya, yaitu tanggung jawab. "Pihak pelaksana kejuaraan pacuan kuda itu sudah pasti memikul tanggung jawab besar. Secara khusus tentang keamanan dan ketertiban masyarakat," sebut Efendi.

Ia menjelaskan, urusan keamanan dan ketertiban merupakan penentu suksesnya pelaksanaan. "Istilahnya, dalam setiap acara, tiada sukses tanpa tertib dan aman. Karena itu, pihak pelaksana tidak boleh mengenyampingkan persoalan tersebut," tegas Efendi.

Dalam penjelasannya, Efendi menyebut kalau tanggung jawab mengenai dua hal itu tidak semata-mata kerja polisi. Seluruh pihak yang terlibat dalam acara, secara khusus pihak pelaksana, termasuk masyarakat juga punya tanggung jawab terhadap kegiatan yang ada.

"Semua punya tanggung jawab sehingga saya harapkan kerjasama dari seluruh  yang terlibat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban, terkhusus bagi panitia pelaksana. Sehingga kesuksesan sebagaimana harapan bersama dapat tercapai," ucap Efendi, sembari menyinggung bahwa banyak keuntungan akan dipetik dari terciptanya situasi tertib dan aman.

Penulis: Andi Sadam

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama