Pages

Senin, November 25, 2019

Wabup Parimo Pesimis Pasca Temukan Banyak Proyek "Dikase Slow"

Parigi Moutong, Sultengaktual.com- Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), Badrun Nggai mengeluarkan peringatan kepada seluruh rekanan, pihak pengawas hingga OPD. Warning orang nomor dua di Parimo itu menyangkut pekerjaan fisik yang tidak lama lagi berakhir masa kontraknya. 

Wabup Parimo, Badrun Nggai tinjau salah satu pekerjaan. Foto Humas Setda Parimo. 
Penegasan Badrun Nggai terhadap percepatan progres pembangunan insfrastruktur dikeluarkan ketika melakukan check on the spot sejumlah titik proyek di Parimo, Sulawesi Tengah. 

Lewat rilis Humas Setda Parimo, tanggal 24 bulan ini Badrun Nggai meninjau pekerjaan di Kecamatan Moutong, Taopa, Bolano, Bolano Lambunu dan Ongka Malino. 

Terhadap pembangunan Puskesmas serta rumah jabatan di Ongka Malino, Badrun Nggai menemukan progres kerja masih dikisaran 65 persen terhadap pembangunan gedung Puskesmas. Sedangkan capain untuk fisik rumah jabatan sudah dilevel 90 persen. 

Melihat kondisi itu Badrun Nggai mengaku pesimis. Sebab waktu sisah sebulan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Demi mencapai target, Badrun menyarankan rekanan untuk menggenjot perjaan. Penambahan tenaga hingga waktu kerja perlu diberlakukan. 

"Untuk bisa mencapai 100 persen tanpa melewati kontrak, harus menambah tenaga kerja serta berlakukan lembur," ujar Badrun Nggai menanggapi proyek yang melekat di Dinas Kesehatan Kabupaten Parimo itu. 

Untuk paket yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan, Badrun Nggai meninjau tiga titik proyek peningkatan jalan. Yakni peningkatan jalan di Dusun Beringin Jaya, peningkatan jalan Mensung-SP. Mensung dan Peningkatan Jalan Ongka-Tampo. 

Dari tiga titik pekerjaan, Badrun Nggai menilai dua titik pekerjaan yang bikin senang hati. Satu titik lainnya yaitu peningkatan jalan Ongka-Tampo mengisyaratkan keterlambatan. 

Dirilis yang dipost di grup WhatsApp Presroom Pemkab Parimo itu melansir bahwa pemberhentian tenaga kerja jadi salah satu penyebab ancaman keterlambatan. 

“Tolong dinas terkait bersama kontraktor dan pengawasnya cepat diselesaikan persoalan ini sebelum kontrak pekerjaan ini selesai," tegas Badrun Nggai. 

Tidak hanya itu, Wabup dua periode ini juga menjumpai pembangunan pagar kantor Camat Bolano dan pagar kantor Camat Taopa yang lelet pekerjaannya. Pada papan proyek tertulis tanggal 04 Desember 2019 deadline pembangunannya. Tapi dengan melihat progres, bangunan pagar yang melekat di Bagian Pemerintahan Umum Setda Parimo itu besar kemungkinan melewati kontrak. 

Sementara, paket yang dikelola lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tercatat tiga proyek rehabilitasi ruang kelas SD yang progres pengerjaannya lambat, yaitu SD Negeri 2 Moutong Kecamatan Moutong, SD Negeri 1 Ogotumubu Kecamatan Tomini dan SD GKST Terpencil Desa Bambasiang Kecamatan Palasa. 

Dari kondisi banyak pekerjaan yang diprediksi lambat, Badrun Nggai berharap kepada rekanan agar lebih maksimal menggenjot pekerjaan serta memanfaatkan sisa waktu

Teruntuk semua OPD yang memiliki proyek fisik di tahun 2019 dan merasa progres pekerjaan "dikase slow" Badrun Nggai menegaskan perketat pengawalan dan pengawasan.

Dalam kunjungan tinjau-tinjau proyek insfrastruktur ini, Badrun Nggai diikuti jajaran OPD terkait.

Sumber: Humas Setda Parimo
Editor: Andi Sadam/Sultengaktual.com