Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » 3 Dari 278 Kades di Parigi Moutong Diperiksa Jaksa
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Parigi Moutong – Laporan dugaan ‘penyelewengan’ dana desa di Kabupaten Parigi Moutong, tahun ini banyak masuk di meja jaksa. Tak tanggung-tanggung, tiga dari sebanyak 278 Kepala Desa di daerah itu, kini terpaksa berurusan dengan Kejaksaan Negeri Parigi Moutong.

ilustrasi
Tiga nahkoda desa itu masing-masing Kades Jononunu, Kades Kasimbar dan Kades Ambesia Selatan. 

“Desa Jononunu potensi dugaan kerugian sekitar Rp356 juta tahun anggaran 2018. Desa Kasimbar sekitar Rp100 juta anggaran tahun 2017, dan Desa Ambesia Selatan sekitar Rp200 juta anggaran tahun 2018,” beber Kepala Seksi Intel Kejari Parigi Moutong, M Rifaizal, Rabu 24 Juli 2019.

Menurut Rifaizal, Kejari Parigi Moutong sudah menerima cukup banyak laporan dugaan penyalahgunaan dana desa. Tapi dari banyaknya laporan masuk, kata Rifaizal, baru tiga desa yang status pemeriksaannya dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Selain desa Jononunu, Kasimbar dan Ambesia Selatan, masih ada sejumlah desa lagi yang penanganannya masih pada tahap penyelidikan,” ungkapnya.

Terkait tiga Kades yang punya persoalan, menurut Rifaizal, Kades Jononunu paling tidak kooperatif. “Tiga kali dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan, Kades Jononunu tidak pernah menghadiri. Kalau dua Kades lainnya mereka cukup kooperatif,” sebut Rifaizal.

Rifaizal menjelaskan, dua alat bukti yang dianggap cukup sehingga jaksa menaikkan status ke ‘level’ penyidikan terhadap kasus Kades Jononunu.

Reporter/Editor: Andi Sadam

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama