Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Puluhan Pejabat Eselon Minta Tinggalkan Parigi Moutong
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

40 Sudah Hijrah Sejak 2018.

Parigi Moutong- Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kini sudah mulai banyak ditinggalkan pejabat eselonnya. Padahal, daerah itu baru 17 tahun memisahkan diri dari Kabupaten Donggala.

Macam-macam pilihan daerah tujuan para ‘migrasi’ eselon dari Kabupaten yang belum setahun dipimpin pasangan Samsurizal-Badrun (SABAR) di periode keduanya ini.

Wilayah pilihan hijrah para pejabat itu diantaranya, Kabupaten Poso, Luwuk, Kota Palu hingga ke Pulau Jawa.

Permintaan meninggalkan Parigi Moutong ‘berjamaah’ ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Parigi Moutong, Ahmad Saiful.

Bekas Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong ini mengungkap, pada 2018 tercatat 40 pejabat yang hengkang. Sedangkan untuk tahun ini yang mengajukan pindah sekitar 20 ASN.

“Variatif alasan dari permintaan pindah mereka. Ada pindah karena urusan suami, ada karena urusan orang tua dan ada pula karena lulus hak butuh,” katanya. “Kabupaten Luwuk, Poso, Kota Palu dan daerah Jawa jadi wilayah pilihan pindah,” sambung Saiful.

Menurutnya, pemicu pindahnya para pejabat itu tidak ada kaitan dengan persoalan di tempat kerja di Parigi Moutong. “Rata-rata alasannya karena urusan keluarga,” sebut Saiful.

Reporter/Editor: Andi Sadam

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama