Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Enam Puskesmas Palu Di Akreditasi Madya
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Sebanyak enam Pusat kesehatan masyarakat
(Puskesmas) di Kota Palu, Sulawesi Tengah di tahun 2017 akan diakreditasi dan dinaikan statusnya menjadi tingkat madya.

"Iya, dari 13 puskesmas yang ada, enam diantaranya akan akandinaikan statusnya menjadi tingkat madya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Royke Abraham di Palu.

Dikemukakannya, enam puskesmas yang akan diakreditasi itu diantaranya, Puskesmas Pantoloan, Tawaeli, Kawatuna, Kamonji, Mamboro dan Mabelopura.

saat ini, pihak Dinkes Palu ungapnya,sudah mulai melakukan pendampian secara rutin dan intes terhadap enam puskesmas untuk agar bisa meraih serta menyandang predikat madya sesuai tarket.

pada tahap pendampinan, tim pendamping ditunjuk yang telah memiliki  sertifikat kopetensi terbagi atas tiga orang masing-masing mengawal dokumen pelaporan manajemen pelayanan diunit-unit kesehatan yang  ditargetkan.

Nah, adapun indikator penilaian akreditasi paparnya, terbagi dalam 800 indikator, namu yang paling terpenti dan harus dipenuhi puskesmas sebagai syarat untuk mendapat predikan madya atau satu tingkat  diatasnya tiga indikator besar.

"Jadi, ada sekitar 800 indikator penilaian, namu ada tiga indikator besar yang harus terpenuhi yang pertama yaitu dilihat dari manajemen dari Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dalam bentuk program puskesmas diluar gedung seperti Posyandu, pemberantasan penyakit, survei epidemiology dan lain sebagainnya yang aktivitasnya diluar ruangan,"jelas, Royke.
Sementara, indikator kedua yakni, manajemen pelayanan dalam ruangan di puskesmas, atau Upaya Kesehatan Perorangan (UKP). Dan, indikator ketiga, mendorong terselenggaranya kegiatan UKM dan UKP, termasuk kelengkapan sarana dan prasarana gedung hingga alat-alat kesehatan alinnya.

"Kalau tiga indikator ini dijalankan dengan baik dan konsisten maka ada jaminan bahwa puskeksmas bisa melayani pasien dengan baik dan sembuh. Sehingga dapat tergambar derajat kesehatan setinggi-tingginya, orang yang sehat tetap sehat dan orang yang sakit segera sembuh," tuturnya. 
sebelumnya, tahun 2016, enam puskesmas yang sudah terakreditasi yakni, puskesmas Talise, puskesmas Singgani, puskesmas Birobuli, peuskesmas Bulili, puskesmas Tipo dan puskesmas Sangu Rara.

"Dari enam puskesmas yang sudah terakreditasi tahun lalu, dua diantaranya berstatus madya, sedangkan sisanya masih berstatus dasar. Dan satu puskesmas lagi masih dalam tahap registrasi dan dipersiapkan untuk akreditasi 2018," tuturnya.

Meski begitu lanjut Royke, pihaknya terus berupaya mendorong agar puskesmas menjadi ujung tombak ditengah masyarakat dimasing-masing wilayah Sebagai tempat pelayanan kesehatan, maka pemerintah setempat teru mengopimalkan pelayanan hingga pemenuhan kelengkapan lainnya.
"Agar bisa mendapat predika akreditasi teratas, tentu ada langkah-langkah yang dilakukan untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas, sebab penilaian akreditasi dilakukan tiga tahun sekali oleh badan akreditasi Nasional, kalau hasil survei mereka menemukan hasil yang tidak maksimal,maka bisa jadi akreditasnya menurun, dan ini kita tidak inginkan," tutup, Royke.WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama