Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Wawali: Pemkot Upaya Benahi PAD
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU- Menanggapi sindiran salah seorang Anleg DPRD Kota Palu, Muhammad J Wartabone yang mengomentari menurunya PAD, maka Wakil Walikota (Wawali) Palu, Sigit Purnomo Said mengatakan, saat ini pihaknya tengah membenahi seluruh persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Pasha, sapaan akrab Sigit Purnomo Said, komentar menurunnya PAD Kota Palu dari pihak legislatif tidak di komunikasikan dengan Pemkot antara komisi bersangkutan. Sehingga kata dia, pihaknya tidak pernah menadapat undangan untuk membahas persoalan itu, jika benar PAD Kota Palu turun.

Sigit mencontohkan Seperti salah satu potensi nya yakni pengelolaan parkir yang tercatat ada sebanyak 758 titik parkir yang 500 diantara memiliki omset hingga mencapai Rp.1 juta setiap hari ini yang belum dikelola secara baik
"Ini salah satu contoh, olehnya saat ini kita benahi semuah potensi-potensi sumber-sumber pendapatan daerah," terang Pasha, Senin (13/3).

Selain itu, dirinya juga mengaku jika hal ini terjadi miskomunikasi antara Pemkot dan DPRD dan hak itu dinilai salah, Pasha menuturkan, pihaknya tak ada bermaksud lain, dan pada perencanaan pembangunan bukan hanya dirinya dan Wlikota memutuska, hal tersebut di laukan secara kolektif.

"Tidak ada maksud lain. Kalau dianggap miskomunikasi, kami mohon maaf, namun dalam hal perencanaan pembangunan kami bukan hanya berdua dengan walikota saja tetapi ada OPD yang membawahi porsi masing-masing yang setiap saat bisa saja diundang untuk membicarakan masalah tersebut," ujar Wawali.

"Jangankan Rp1,4 Triliun kita mau Rp 2 Triliun kalau bisa , namun hal itu tentunya harus lah ditunjang dari berbagai hal termasuk SDM yang mengelolah PAD. Sehingga menjadi salah satu faktor penting  penentu tercapainya PAD itu sendiri," tutrnya.
Olehnya, tahap pembenahan itu dilakukan Pemkot debgan melakukan komuni kasi bersama pemerintah pusat agar menghentikan semua lahan-lahan di kelolah pihak tertentu, yang dari sisi PAD tak memberikan dampak kepada daerah.

"Kami harap semua berperan didalamnya, bukan hanya Pemkot, termasuk Legislatif juga memikirkan untuk bagaimana upaya memperkuat pendapatan daerah, dan tidak saling bersebrangan," pintanya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama