Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Disoroti Legislatif,Wawali Palu Angkat Bicara
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU- Sorotan pihak legislatif datangnya dari ketua DPRD kota Palu yang menyebut Sigit Purnomo Said  tak profesional menjalankan jabatannya sebagai wakil Walikota Palu, kini Sigit Purnomo alisa Pasha Ungu angkat bicara.

Ketau DPRD Palu, Iqbal A Maga yang meragukan kinerja Pasha Sebagai pejabat publik kini ditepis Pasha. Pasha justru balik bertanya, apa definisi profesional yang dimaksud ketua DPRD Palu itu?. jika dirinya menyalahi aturan kata Pasha, aturan seperti apa dilanggarnya.

"Karena hanya saya bermain musik dan mengeluarkan album baru setengah gila di Band Ungu kemudian saya di katakan tidak profesional?. pertanyaan saya sederhana, apa definisi Profesional yang dia maksudkan, kalau memang saya menyalahi aturan mana cheklistnya?, apakah kerja kerja saya sebagai wakil Walikota terabaikan? atau mungkin ada kebijakan yang tidak kami jaga," ujar Pasha, diruang kerjanya Senin (20/3).
Sementara beber dia, dirinya berharap jangan karena persoalan internal problem dikait-kaitkan dengan persoalan pemerintahan, apalagi hal itu sesuatu yang mengambang. Sehingga, jika disebut tidak profesional, Pasha justru tidak mengerti apa dasar  tudingan yang dilontarkan oleh Ketua DPRD, dan aturan mana yang dilanggar.

Sorotan tak profesional ditujukan padanya itu tegas Pasha, berkali-kali dirinya telah memberikan keterangan sebagai bentuk larifikasi, sehingga hal ini tidak menimbulkan polemik ditengah masyarakat.

“ Ini sudah kesekian kalinya kami jawab sebagai bentuk klarifikasi dari statemen tersebut, agar jangan sampai menjadi polemik ditengah masayarakat, jangan sampai nanti di sangka wakil Walikota tidak kerja, hanya menyanyi saja," tukasnya.

"Ketua DPRD sebenarnya mengetahui kerja kerja pemerintah Kota selama setahun terkahir ini bahkan program yang seharusnya tiga tahun dikerjakan tapi pemerintah sekarang melaksanakannya dalam dalam kurun waktu setahun," tambahnya.

Urai dia, realisasi pencapaian program dalam kurun waktu setahun terlaksana salah satunya pembebasan biaya sekolah, mulai dari TK hingga SMP. Bahkan, realisasi itu berjalan saat kepemimpinannya bersama Hidayat baru dua bulan pertama, selain pembebasan biaya pendidikan, Pasha juga mengklaim pihaknya telah mampu merubah wajah pasar tradisional Manonda yang dulunya terkesan kumuh kini mulai rapih.

"Saya kira tidak ada program yang kami abaikan, dan sampai saat ini program-program itu berjalan. Nah, jika tudingan itu di arahkan ke saya aturan mana saya langgar?," pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama