Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Gedung KEK Palu Tak Layak Huni
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Nampaknya, bangunan gedung perkantoran milik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu menakutkan. Bagaimana tidak, gedung yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN) tahun anggaran 2015 lalu sepertinya gagal konstruksi dan tak layak huni.

Pasalnya, hingga kini bangunan gedung tersebut banyak yang mulai rusak. Mulai dari plavon menganga hingga dinding retak. Belum lagi istalasi kelistrikan, yang juga dinilai belum rampung.
Selain itu, fasilitas pendukung, seperti WC dan kamar mandi juga belum selesai terpasang, termasuk air bersih. Proyek yang ditangani pusat langsung, juga sepertinya dikerjakan asal-asalan. Bangunan gedung yang menelan anggaran miliaran rupiah itu dinilai kondisinya tak bertahan lama.
Dari Pantauan media ini, material yang digunakan untuk pembangunan gedung disinyalir tidak sesuai spesifikasi standar.
sebelumnya gedung KEK tersebut juga, telah diperiksa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan BPK perwakilan Sulawesi Tengah. Saat dilakukan pengecekan, hasil pekerjaan banyak yang ‘amburadul’.
Alhasil, hingga kini, bangunan gedung yang diperuntukan sebagai pusat pelayanan KEK tak bisa ditempati, sebab sebagian faisilitas pendukungnya belum memadai.
Menaggapi hal itu, Kepala Adminstrator KEK Palu, Susi Elvira Wahjuni Mastura mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat bayak melihat kondisi bangunan tersebut. Sebab, pekerjaan dilakukan oleh tim pusat, setelah selesai, diserahkan ke Pemerintah Kota Palu, untuk dikelolah lebih lanjut sebagai pendukung penyelenggaraan KEK.
“Kami tidak bisa berbuat banya, sebab saya belum lama di lantik sebagai Kepala Administrator. Meskipun dengan kondisi seperti ini kami kami tetap menjalankan rutinitas sebagai mana mestinya,” terang Susui sat ditemui di Ruang kerjanya, Selasa (31/1).
Kata dia, dirinya tidak mau melihat kebelakang, dengan fasilitas yang ada saat ini, kemudian bagaimana mencoba memperbaiki sistem perangkat untuk menunjang keberlanjutan KEK. Mesiki beitu, Susi mengataka, dengan belum terpenuhinya sarana pendukung di KEK, pihak  Banguna Palu  Sulteng (BPS) selaku Perusahaan daerah yang menagani KEK juga belum bisa menempati gedung yang ada.
“Bangun Palu Sulteng belum menempati gedung yang sudah disediakan. Sebab, fasilitas pendukung seperti listrik, air bersih maupubn penunjang lainnya belum maksimal,” ujar Susi.WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama