Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Belum Ada Obat Ampuh Tangani DBD
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang dapat mematikan. Virus yang ditulakan nyamuk Aedes aegypti ini memang berbahaya bagi manusia. Olehnya Hingga kini, obat ampuh untuk menagnagi penyakit tersebut belum ada ditemukan.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Royke Abraham mengatakan, penyakit DBD merupakan penyakit endemik, sehingga untuk menyembuhkan penderita DBD harus ditangani secara serius.
“Sampai sekarang pun belum ada obat khusus untuk menangani penyakit Deman Berdarah Dengue,” beber Royke, baru-baru ini.
Sehingga untuk pencegahan, dirinya menyarankan agar masyarakat senantiasa rutin melakukan pembenahan atau membersihkan lingkungan masing-masing. 
Selain itu, dari pihaknya sendiri melakukan pemutusn mata rantai dengan program Pemberantasan Sarang Nayamuk (PSN). Hal itu, merupakan langkah promotif dan prefentif. Dengan metode 3 M ples.
“Pemicu munculnya penyakit ini salah satunya disebabkan lingkungan masyarakat yang tidak sehat. nyamuk Aedes aegypti lebih suka hinggap ditempat-tempat yang jarang tersentuh,” ungkapnya.
Dari data yang dirilis pihaknya, kasus DBD melanda wilayah Kota Palu tahun 2016 lalu mencapai 637 kasus, dimana dari jumlah itu dua diantaranya penderita penyakit tersebut meninggal dunia. Data tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya.
Yang mana, 2015, jumlah penderita DBD mencapai 653 kasus. Riga dikabarkan meninggal dunia. Sementara tahun ini, pihaknya melansir sejak Januari hingga Februari baru mencapai 33 kasus.
“kita terus berupaya menekan angka kasus DBD, sehingga penderita penyakit DBD tidak mengalami kenaikan jumlah. Sebab, tindakan pencegahan penyakit lebih baik dari pada mengobati,” tuturnya. WN 

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama