Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Musliman: Aktifitas Tambang Poboya Harus Ditutup
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Musliman Malapa, menyatakan bahwa tidak ada katalain aktivitas tambang emas ilegal yang berada di pegunungan Kelurahan Poboya Kecamatan Mantikulore harus di hentikan dan ditutup.


Meskipun pengelolaan izin pertambangan tidak lagi menjadi kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, namun Poboya merupakan wilayah teritorial Kota Palu, sehingga Pemkot memiliki peran untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman digradasi lingkungan.
“Tidak bisa, aktivitas tambang ilegal di Poboya harus dihentikan dan ditutup, sebab kerusakan lingkungan diatas itu sudah parah,” tegas Musliman, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/1).
“Meskipun izin pertambangan sudah dilimpahkan ke pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, namun Poboya masih wilayah teritorial Kota Palu, olehnya Pemerintah Kota Wajib mengamankan warganya,” tambah Musliman.
Olehnya, saat dirinya di undang rapat oleh pihak Direktur jendral (Dirjen) pertambangan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) beberapa waktu lalu, medesak pihak PT. Citra Palu Mineral (CPM) segera membuat Analisis mengenai dampak lingkungan.
Bahkan, lanjut Musliman, Pemkot Palu membantu pihak CPM menormalisasi lingkungan di pegunungan Poboya akibat ulah tangan-tangan yang tak bertanggung jawab. Salah satu langkah konkriet, Pemkot Palu melalui Dinas yang di pimpin Musliman  itu,  membantu menghijaukan kembali lingkunga Poboya.
“Saat ini CPM tengah menyusun dokumen Amdal tambang Poboya, sebab perusahaan yang resmi mengelola kawasan Poboya hanya pihak CPM yang tertuang dalam Kontrak karya bersama pemerintah pusat. Dan kami juga mendesak CPM untuk mereboisasi kembali lingkungan Poboya, dan kami juga siap membantu untuk penghijauan,” tutur Musliman.WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama