Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Fly Ash PLTU Masih Uji Laboratorium
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Saat ini sampel Fly Ash atau abu batu bara dari aktivitas Pembangit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kelurahan Mpanau Kecamatan Tawaeli masih dilakukan uji laboratorium oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Musliman Malapa menyatakan, uji sampel fly ash tresebut merupakan tindak lanjut dari keluhan warga Mpanau yang berada disekitar kawasan PLTU. Dimana warga setempat menduga, fly ash ditimbulkan dari aktivitas PLTU itu mengandung radioaktif.
Sehingga diklaim, dari aktivitas itu, beberapa warga sekitar terkena penyakit ispa, kanker dan penyakit lainnya, bahkan hingga ada yang meninggal dunia.
Saat ini papar Musliman, uji laboratorium terhadap fly ash sudah selesai dilakukan oleh pihak Batan. Rencananya, sampel tersebut akan dikirim pada pekan ini.
“Nah untuk membuktikan fly ash mengandung radioaktif atau tidak sehingga perlu dijui laboratorium,” kata Musliman, (11/1).
Jika nanti dari hasi uji laboratorium Batan menatakan benar fly ash tersebut mengandung raioaktif beber Musliman, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan menindak lanjuti dan memberi sanksi kepada pihak PLTU Mpanau. Namun, jika sebaliknya, fly ash tidak mengandung radioaktif maka aktivitas PLTU tetap berjalan seperti biasa.
Untuk menguatkan hasil uji lab itu, pihaknya kata Musliman akan melibatkan akademisi Universitas Tadulako (Untad) Palu untuk mensosialisasikan hasil uji sampel  kepada masyarakat sekitar kawasan PLTU.
“Kemungkinan hari ini Red sampel hasil uji labotaorium di kirim ke Palu. Sehingga nanti hasil uji lab ini akan kita sosialisasikan kepada masyarakat Mpanau,” pungkasnya.WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama