Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Tiga Paket Proyek Dipastikan Molor
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Tiga paket proyek pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur  di Kota Palu, yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu dipastikan bakal molor dari target kontrak yang telah disepakati. Harusnya tiga proyek yang tertinggal itu selesai paling lambat 31 Desember 2016.

Diman, tiga paket itu yakni, peningkatan jalan Zebra IV Kelurahan Birobuli Selatan Kecamatan Palu Selatan, peningkatan jalan bayam, jalan kacang panjang dan jalan labu satu paket,  serta pembangunan kantor Dinas kebersihan Kota Palu.
Dari data yang diperoleh media ini, untuk pembangunan kantor Dinas kebersihan, bernilai kontrak sebesar Rp 3,583,600,000 yang dikerjakan oleh PT. Nurma Abadi.
Paket proyek pembangunan infrastruktur itu, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggara 2016. Sementara, tiga proyek menyebrang tahun ini di genjot paling lambat selesai Januari 2017 mendatang.
Kepala Dinas PU Kota Palu, Singgi B Prasetyo mengaku, terlambatnya tiga proyek tersebut karena ada beberapa faktor penghabat. Seperti pembangunan kantor Dinas Kebersihan, terjadi keterlambatan karena ada persoalan menyangkut pembebasan lahan yang prosesnya cukup memakan waktu.
“Memang ada tiga proyek yang pekerjaannya tidak selesai tepat waktu,” kata Singgi, Kamis (15/12).
Meski begitu, kontraktor yang mengerjakan tiga paket proyek itu urai dia, akan dikenai denda sesuai petujuk Teknis(Juknis). Dengan begitu, waktu masa pemeliharaan bangunan maupun jalan dipergunakan untuk menyelesaikan pekerjaan.
“Nah, masa pemeliharaan ini akan digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan. Mesi pekerjaan tidak tepat waktu, namun prosesnya tetap berjalan dan kontraktor yang menangani proyek itu kena denda,” jelasnya.
Terpisah, kepala Bidang (Kabi) Binamarga Dinas PU Kota Palu, Ilyas Ladjintjo mengemuikakan,  ada sekitar 70 ruas jalan tahun ini dilakukan pembangunan, rehabilitasi serta peningkatan jalan yang menjadi kewenagan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, menggunakan DAK dan DAU 2016.
“Tahun ini ada 70 ruas jalan yang direhabilitasi maupun peningkatan kapasitas, yang anggarannya bersumer dari DAK dan DAU tahun 2016,” terangnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, proyek infrastruktur jalan yang ditangani oleh Dinas PU Kota Palu dari 70 ruas jalan menelan biaya sebesar Rp 104 miliar.
“Tahun ini pembangunan, rehabilitas maupun peningkatan kapasitas jalan sudah berkurang dibanding tahun lalu. Dimana pada 2015 PU Palu menangani sebanya 105 ruas jalan,” pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama