Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Tender E-KTP Gagal
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Dukcapil Palu Tunggu Hingga Januari 2017

PALU - Proses tender blangko Kartu Tanda Penduduk Electronik (E-KTP) yang dipihak ketigakan oleh Pemerintah pusat melalui Direktorat jendral (Dirjen) Kependudukan Kementerian Dalam Negeri dianggap gagal, karena Perusahaan yang menangani proyek tersebut setelah diuji kelayakan dinilai tidak memenuhi syarat, akibatnya blangko tersebut lambat didistribusi kedaera termasuk Kota Palu, dan kemungkinan pendistribusian itu dilakukan pada januari 2017 mendatang.
Tertundanya pendistribusian blangko tersebut, sangan berdampak besar terhadap pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada pencetakan E-KTP.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu, Burhan Toampo saat di temui media ini diruang kerjanya, Senin (5/12).

Burhan menyatakan, sebelumnya Pemerintah pusat menjanjikan pendistribusian blangko E-KTP itu pada November bulan lalu. Namun, karena ada kendala teknis maka dengan terpaksa blangko tersebut baru bias didistribusi Januari mendatang.
Meski begitu, dirinya belum bias memastikan distribusi blangko E-KTP itu, apakan awal, pertengahan atau akhir Januari 2017.
“Tentu ini sangat berpengaruh besar terhadap pelayanan KTP, kita tidak bias berbuat banyak, dan kami menunggu distribusi hingga Januari 2017 mendatang,” terang Burhan. 
“kami juga belum bisa memastikan, apakah prosesnya diawal, pertengahan, atau akhir januari,” tambahnya.
Apa lagi saat ini papar dia, daftar tunggu yang telah selesai melakukan proses perekaman data dari masing-masing Kecamatan sudah mencapai 300 lebih. Sehingga, untuk mengantisipasi pihak Dukcapil kota Palu mengambil langkah dengan mengeluarkan KTP sementara untuk dipergunakan masyarakan mengurus administrasi sesuai keperluan yang bersangkutan.
“KTP sementara, atau surat keterangan itu hanya berlaku selama enam bulan terhitung mulai dari tanggal dikeluarkan,” jelasnya.
Bahkan, lanjut dia, November lalu blangko yang tersisa kurang lebih 300 blangko untuk kepentingan cetak E-KTP ludes tercetak. Dimana, 300 blangko itu diprioritaskan kepada wajib KTP pemula dan wajib KTP pindhan.
“kenapa kami prioritaskan wajib KTP pindahan?, karena kami akan tarik KTP lamanya, sehingga tidak terjadi dobel identitas,” tuturnya.
Kota Palu sendiri kata dia, membutuhkan blangko E-KTP kurang lebih 4 ribu, namun pada pendistribusiannya blangko tersebut diambil atau dikirim secara bertahab. Sebab, pemerintah Pusat tidak mau memberik secara keseluruhan.
“Distribusi blangko secara bertahab dan sesuai kebutuhan, hal itu dilakukan agar semua daerah dapat, tidak ada kekurangan maupun lebih,” pungkas Burhan. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama