Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Sigit 'Pasha Ungu' Donor Darah
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Wakil Walikota (Wawali) Palu, Sigit Purnomo Said alias Pasha Unggu, usai membuka kegiatan Raimuna Pramuka Kota Palu di gedung premuka Kelurahan Kawatuna Kecamatan Mantikulore, Rabu (14/12), ikut meberikan sumbangi kemanusia dengan melakukan donor darah.


Sigit Purnomo didampingi mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Aminuddin Atjo yang juga selaku pembina Pramuka Kota Palu sebelum melakukan transfusi langsung menuju tempat yang telah pengambilan sampel darah oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi tengah.
Ditempat Itu, Sigit Purnomo langsung melakukan pengecekan darah hingga kesehatan tubuhnya sebagai syarat mutlak agar bisa melakukan donor. Pada proses cek up, Wawali duduk dihadapan dua petugas PMI , sembari menunggu proses tersebut, Pasha Ungu, sapaan akrabnya dikerumuni banyak orang terutama peserta Raimuna yang tidak lain untuk mendokumentasikan moment tersebut.
Sigit Purnomo yang saat itu mengenakan baju putih lengan panjang beserta kopya dan celana kain panjang warna hitam, duduk santai berpapasan denga Aminuddin Adjo sambil ngobrol.
Berselang sekitar 15 menit melakukan cek up, Sigit Purnomo dinyatakan memenuhi syarat oleh petugas PMI untuk melakuk donor darah. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, Sigit Purnomo langsung bergegas menuju dan masuk kedalam mobil khusus milik PMI untuk selanjutnya dilakukan tranfusi.
Saat berada didalam kendaraan roda empat itu, raut wajah pria kelahiran Donggala ini nampak terlihat sedikit tegang, mungkin saja Sigit Purnomo baru kali pertama turut serta donor darah. Nampaknya, menghilangkan rasa ketegangannya itu, Sigit Purnomo kemudian bercengkarama dengan petugas PMI, sambil duduk dikursi berwarna merah.
“Sekali donor maksimal darah yang kami ambil itu pak sekitar 30 cc,” kata petugas PMI, berbincang.
Keduanya, semakin asik berbincang sambil bergurau seakan kedekatan emosional itu terjalin sambil menunggutransfusi selesai. Sekitar 20 menit kemudian, proses donor yang dilakukan Sigit Purnomo Selesai. Saat hendak turun dari mobil donor darah itu, petugas PMI tersebut spontan bertanya ‘pusing bapak rasa?’ kemudian Pasha menjawab, ‘tidak, biasa-biasa saja saya rasa’ sembari tersenyum, lalu petugas itu menjawab lagi ‘berarti fisik bapak kuat’.
Setelah melakukan donor dara, Pasha berpamit dengan pembina Pramuka Kota Palu, dan langsung menuju kearah mobil yang ditumpanginya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama