Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Sembilan Investor Siap Masuk Ke KEK Palu
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Sejauh ini, Badan Administarator Kawasan Ekonomi Khusus (Ba-KEK) Palu mencatat baru ada kurang lebih Sembilan investor menyatakan kesiapan menanam modal di kawasan tersebut dibidang industry.

Dimana kesembilan investor itu yakni, PT. Pelindo, yang bergerak bibidang logistic, kemudian PT. Pertamina, PT. PLN, PT.   PT. Budapest Photowork investor asal Hungaria yang bergerak dibidang air bersih, selanjutnya Investor asal Cina, PT. TBG yakni industry baja, PT Citydent, PT. Nurfadia, PT. Asbuton, dan PT. Nur Fadia.
“kesembilan investor ini sudah menyatakan kesiapan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Palu,” kata Ba-KEK Kota Palu, Sudaryano Lamangkona, Jum'at (9/12).
Dirinya mengaku, sampai saat ini juga, Pemkot Palu telah melakukan banyak MoU bersama pihak Investor luar, namun hal itu baru sebatas penandatanganan nota kesepahaman, belum masuk pada ranah kesepakatan investasi.
“iya, kalau yang melakukan MoU bersama Pemerintah Kota Palu sudah cukup banyak, namun sejauh ini masih dalam tahap rencana,” ujar Ano, sapaan akrab sudaryano.
Meski begitu, saat ini pihak PT. PLN Persero akan memasukan jaringan listrik dengan kapasitas daya sebesar 20 mega watt ke Kawasan Ekonomi Khusus, untuk tahap awal.
“Pemerintah Kota Palu sudah melakukan kerjasama dengan pihak PT. PLN Persero, dan pada tahap awal tahun ini PLN sudah mensuplay listrik sebesar 20 mega watt kedalam kawasan sebagai tahap awal,” jelasnya.
Pada tahap selanjutnya papar Ano, pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi III (BWSS III), saat ini telah melakukan pengumpulan data terkait rencana pembangunan bendungan di Sungai Wombo Kecamatan tanantovea, kabupaten Donggala untuk kep[entingan suplai air bersih ke dalam KEK Palu.
Sehingga lanjut dia, kemungkinan besar pembangunan konstruksi bendungan tersebut dilakukan pada 2019 mendatang.
“Saat ini Balai Wilayah Sungai Sulawesi III sudah mulai bergerak, sekarang mereka tengah mempersiapkan pengumpulan data. Dan kemungkinan besar pembangunan konstruksi pada 2019 mendatang untuk pemenuhan air bersih didalam KEK,” Urainya.
Sementara, Ba-KEK Palu, saat ini juga telah mengajukan usul kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, untuk penambahan pembanguna ifrastruktur dalam kawasa, sebagai penunjang mobilitas industri.
Dengan di revisinya master plan KEK, maka ada sebagian perubahan dilakukan, diantaranya lebih jelas dan dapat dipercaya oleh investor. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama