Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Memacu Pengembangan Pemukiman yang Mensejahterakan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama



Palu- Satuan kerja pengembangan Pemukiman Provinsi Sulawesi Tengah terus meningkatkan kinerja melalui program program pemerintah melalui peningkatan peningkatan perbaikan serta pembangunan kawasan kawasan pemukiman yang ada dikota provinsi, kota kabupaten serta kota kota kecamatan bahkan sampai ke beberapa desa yang layak buat ditingkatkan dari sisi penunjang fasilitas yang dibutuhkan.
Kerja kerja dari satuan keja itu diawali pada perencanaan/DED atas kondisi serta alur lingkungan yang menunjang atas bisa tidaknya program pengembangan pemukiman itu dilakukan. Hal ini semuanya tak lepasa atas ketersediaan dana tiap tahunnya, hal ini disebabkan anggaran yang mencover kegiatan ini berasal dari APBN Murni.
Perencanaan yang matang itu juga dibeberapa kegiatan lainnya melibatkan lansung peran masyarakat, karena masyarakatlah yang menikmati fasilitas yang dibangun serta mempergunakan fasilitas itu.
Dalam kegiatan pengembangan kawasan pemukiman itu, terbagi atas dua kegiatan atau wilayah, yakni pengembangan pemukiman kawasan kota dan pedesaan wilayah 1 dan 2. Pengembangan dilakukan pada dua titik utama yakni titik kota dan titik desa.
Untuk tahun ini, pihak satuan Kerja Pengembangan kawasan Pemukiman Sulawesi Tengah memiliki program yang dulunya sama seperti PPIP. Namun untuk tahun ini nama serta metodenya berubah yakni PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah).
PISEW ini dilakukan dengan tujuan memberikan dampak yang positif pada masyarakat setempat. Lewat anggaran program PISEW ini, output dari kegiatan tersebut kiranya mampu memberikan dampak perubahan pada masyarakat sekitar dengan memberikan perubahan secara ekonomi sosial bahkan kebudayaan dalam bidang wisata mempunyai nilai plus dari sebelumnya.
Pejabat Pembuat Komitmen untuk pekerjaan PISEW, Anshar Moh Tasnim, ST mengatakan bahwa Program PISEW dengan cara kerja Kontraktual tetap mengacu pada asas perencanaan awal. Dibangunnya fasilitas dalam program PISEW ini di ibukota kecamatan yang telah ditentukan pada perencanaan awalnya.
Dipilihnya titik ibukota kecamatan dikarenakan bahwa akses termudah serta akses yang dibangun bisa memberikan makna signifikan atas kegiatan masyarakat yang berkesibukan dengan rutinitas keseharian yang dapat menikmati fasilitas itu, karena masyarakat pasti akan memopunyai rutinitas ke ibukota kecamatan, Tambah Anca Sapaan Akrabnya.
Kasatker Pengembangan Kawasan Pemukiman Sulawesi Tengah, Mustaba, S. ST, merinci Bahwa PISEW yang dibangun di Sulawesi tengah untuk tahun ini tersebar di delapan Kabupaten dengan titik sebar sebanyak 32 Ibu kota kecamatan. Berbagai jenis fasilitas yang dibangun dimasing masing ibu kota kecamatan itu seperti, jalan lingkungan, talud penahan pantai, jembatan, saluran drainasse. Tetapi secara mayoritas dalam jumlah yakni dibangun jalan serta jembatan dalam pemukiman itu.
Seperti halnya dalam Satuan kerja Pengembangan Kawasan pemukiman Sulawesi Tengah, Ada juga kawasan perkotaan yang dikembangkan dalam pemukiman penduduk, yakni, meningkatkan jalan lingkungan dalam suatu kawasan.
Untuk tahun ini, kegiatan penyediaan PSD Kawasan Kumuh Kawasan Tondo Kecamatan Mantikulore kota palu mendapat bagian dalam peningkatan jalan lingkungan. Dalam pekerjaan ini, jalan yang ada ditingkatkan dengan hasil akhir pekerjaan sepanjang 5435,5 Meter atau sekitar 5 KM lebih.
Pekerjaan yang dilakukan oleh Panca Anugerah Jaya itu selesai pada oktober 2016 Lalu sesuai dengan kontrak yang terjadi antara penyedia jasa dengan pihak satuan kerja. RB

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama