Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Kawasan Pasar Bambaru DiTata
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu pada 2017 mendatang akan melakukan penataan terhadap kawasan pasar Bambaru Palu Barat. Dimana, saat ini Rencana Dertail kawasan pasar Bambaru telah selesai dibuat. 


Penataan itu dilakukan, tidak lain yakni untuk kepentingan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Dengan diberikan ruang, maka diharapkan aktivitas pasar Bambaru dapat berlangsung selama satu kali dua puluh empat jam.
“Walikota Palu menginginkan aktifitas pasar Bambaru itu sampai malam. Jadi, malam hari itu pedagang kaki lima ataupun pelaku usaha dapat menjajakan dagangannya, khususnya kuliner,” terang Camat Palu Barat, Mohammad Arif Lamakarate, Selasa (20/12).
Dikatakannya, refitalisasi kawasan tersebut diatranya, pembangunan lapak PKL sepanjang pasar Bambaru, dengan desain modern sehingga kawasan tersebut diperuntukan menjadi salah satu pusat kuliner di Kota Palu, dalam kontesk sisi pemanfaatan.
Bukan hanya itu, kawasan pasar Bambaru pun menjadi salah satu prioritas mebangunan infrastruktur demi menunjang keberlangsungan ekomoni masyarakat. Olehnya, dengan tersusunya rencana detail penataan kawasa Bambaru, maka pihaknya mengajukan dokumen tersebut kepada Walikota untuk ditindak lanjuti.
Lanjut dia, dalam penataan kawasan tersebut, saat ini pihaknya telah berkoordinasi bersama Dinas terkait, diantaranya Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu. 
“Sekarang rencana Detail kawasa pasar Bambaru sudah ada, nah konsep itu akan kami ajukan dulu kepada Walikota,” ujarnya.
Papar dia, jika konsep yang ditawarkan itu sudah disetujui Walikota, maka tahap pemangunan infrastruktur menjadi kewenangan Dinas PU sebagai instansi teknis. Kemudian, Dinas Perindag berperan mendorong para UKM menempati lapak yag telah disediakan.
Dirinya juga menjelaskan, bentuk penataan itu, tidak menyentuh pebanguan gedung pasar Bambaru. Melainkan hanya sebatas melakukan penataan lingkunan.
“Kalau konsep yang kita ajukan ini disetujui Walikota, maka secepatnya dilakukan penataan, Insya Allah 2017 bisa terealisasi. Kemudian, menyangkut anggaran dan hal-hal teknis lainnya kami belum bisa membeberkan, karena baru mau diajukan ke Walikota,” tutur Arif.
“pada penataan kawasan ini kami tidak menyentuh gedungnya, artinya penataan hanya sebatas kawasan saja, sehingga tidak mengganggu aktivitas pedagang diseputaran kawasan Bambaru,” pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama