Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » BPJS Gandeng Perusahaan Buat CO Marketing
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU- Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial ((BPJS) Ketenagakerjaan cabang Palu saat ini telah menggandeng tiga perusahaan ikut program co-marketing. Dimana, program ini merupakan progam yang baruterlaksana di PBJS Ketenagakerjaan Palu, hal itu dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman, atau Memorandum of Understanding (MoU).
Diantaranya,dua perusahaan bergerak dibidang perhotelan dan satu perusahaan bergerak dibidang restoran atau rumah makan. Ketiga perusahaan itu yakni, Hotel Santika, Sutan Raja dan Black canyon Coffe. Dari program co-marketing melalui kerjasama yang dibangun, tiga perusahaan tersebut sudah menawarkan diskon.
Untuk Hotel Santika sebesar 54 persen, kemudian, Hotel Sutan Raja sebesar 15 persen dan Black canyon Coffe sebesar 10 persen. Tawaran diskon tersebut, berlaku bagi peserta PBJS Ketenagakerjaan.
“Iya, tahunini BPJS Ketenagakerjaan baru menggandeng tiga perusahaan ikut serta pada program co-marketing. Tujuan program ini bagi perusahaan tersebut diantaranya yakni untuk menarik minat pelanggan, disisi lain jugauntuk menarik minat orang ikut sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” terang Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Palu, Zulkarnain saat melakukan penandatanganan MoU co-marketing, Rabu (30/11).
Dikemukakannya, dengan diskon yang sudah disepakati bersama dalam MoU itu, maka peserta BPJS Ketenagakerjaan bias menikmati harga dibawah starndar. Dan itu kata dia, tidak mengurangi saldo peserta BPJS Ketenaggakerjaan maupun sebaliknya, sebab, itu merupakan salah satu sisi manfaat dari program tersebut.
“Jadi, program co-marketing ini saling menguntungkan. Pihak perusahaan bias lebih banyak pelanggannya, dan begitu pun sebaliknya, karena ada potongan harga. Sementara persyaratan untuk mendapat diskon itu, pengunjung yang ingin menginap atau menicicpi hidangan makanan diperusahaan yang sudah menjalin kerjasama dengan kami cukup memperlihatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan, dan itu tidak mengurangi saldo mereka,” jelasnya.
Dari data yang ada, saat ini peserta BPJS Ketenagakerjaan papar Zulkarnain, mencapai 59 ribu peserta, berasal dari kurang lebih 4 ribu perusahaan di Sulawesi tengah (Sulteng). secara statistic, jika10 persen saja terkelolah maka hal ini dapat memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada sisi keuntungan. 
“Tentuini bias menambah keuntungan dalam artian pelanggan hotel maupun restoran juga semakin bertambah karena adanya diskon,” ujarnya.
Sementara itu, dari tiga perusahaan yang sudah menjalin kerjasama ini, tambah dia, pihaknya akan terus melakukan upaya penjajakan disektor usah lain untuk pengembangan program co-marketing. Menurutnya, sector usaha tersebut merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh para tenaga kerja di wilayah Sulteng. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama