Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Anleg Palu Setujui Perubahan UU ASN
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Salah satu Anggota Legislatif (Anleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kota Palu, Ridwan H Basatu menyatakan setuju atas revisi Undang-Undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini tengah digodok oleh pihak DPR-RI, yang mana salah satu pasalnya mengakomodir tetntang pengangkatan pegawai melalui formasi honorer Kategori 2 (K2) menjadi CPNS.


Menurutnya, sebagai wakil rakyat dia sangat merespon positif langkah yang dilakukan DPR Pusat, dengan melakukan trobosan demi kepentingan khalayak luas.
“Secara Pribadi saya sangat setuju Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara di revisi, karena ini menyangkut hajat orang banyak,” kata Anggota Komisi B DPRD Kota Palu, Ridwan, Senin (12/12).
Sekretaris Fraksi Partai Hanura itu menjelaskan, jika dalam revisi UU ASN itu salah satunya memuat pasal yang mengakomodir pengangkatan formasi honorer sebagai CPNS, menurutnya hal tersebut meberikan angin segar bagi tenaga honorer K2. 
“Seseungguhnya ini sudah lama dinanti oleh para honorer,” terangnya.
Dirinya mengaku, sejauh ini dalam UU ASN tersebut, tidak ada pasal yang mengatur soal pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Yang ada diatur hanya, penerimaan ASN melalui formasi umum dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Memang selama ini dalam Undang Undang Aparatur Sipil Negara tidak ada diatur penerimaan pegawai melalui fortmasi honorer, yang ada itu hanya penerimaan melalui formasi umum dan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja,” bebernya.
“Kemudian, selama ini juga tidak ada Peraturan Pemerintah yang mengatur penerimaan pegawai melalui formasi honorer, sehingga ini yang menjadi kendala,” sambung Ridwan. 
Sampai saat ini pun tambah Ridwan, sudah hampir satu tahun, tidak ada penerimaan Aparatur Sipil Negara yang dilakukan oleh pemerintah Pusat.
“Ini sudah masuk akhir 2016 tidak ada penerimaan pegawai diseluruh daerah di Indonesia. Mudah-mudahan revisi Undang-Undang ASN cepat diparipurnakan menjadi Undang-Undang baru,” Pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama