Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Sejumlah Ormas Islam Di Palu Turun Kejalan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Demontrasi pada tanggal 4 November 2016 yang dilaksanakan serentak, tidak menutup kemungkinan berimbas hingga kedaerah daerah. Bahkan, kemungkinan sejumlah Organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Kota Palu juga ikut turun kejalan melaksanakan unjuk rasa.

Unjuk rasa itu dilakukan, sebagai bentuk keprihatinan terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diduga telah menistakan Al-quran beberapa waktu lalu.

Sehingga, pernyataan yang dilontarkan Ahok menimbulkan reaksi besar dikalangan penganut Islam. Bukan hanya itu, Ormas Islam juga meminta agar mantan pasangan Joko Widodo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta tersebut harus diproses secara hukum, karena dinilai telah melecehkan.

Dari kabar beredar, aksi unjuk rasa dilakukan Ormas Islam di Kota Palu akan dipusatkan di Jalan Sambratulangi atau tepat depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) dan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng).

Menanggapi itu, Majelis Ulama Indonesai (MUI) Kota Palu berharap, aksi unjuk rasa yang digelar serentak, pada Jum'at (4/11) tidak melewati batas. Dalam arti, tetap mengedepankan etika sebagai seorang muslim.

Kepada media ini, Ketua MUI Kota Palu Zainal Abidin, Kamis (3/11) saat dihubungi mengatakan, unjuk rasa boleh boleh saja dilakukan, sepanjang tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan. Bahkan, jangan sampai terjadi gerakan tambahan yang justru menimbulkan aksi anarkis.

Sebab, menurutnya, cara cara anarkis bukan cara menyelesaikan masalah justru, memperkeruh suasana yang ada. Sehingga, Islam selalu mengedepankan etika, kemudian harus tertib, aman, dan damai.

"Intinya, unjuk rasa harus tertib, aman, damai serta tidak anarkis.  Karena ini berjuang untuk Islam, harus degann cara Islami.  Tunjukkan Islam cinta damai, Islam suka persatuan, cinta  persaudaraan. Islam berarti damai disini kehadiran Islam sebagai Rahmatan lil alamien," harapnya.

Secara Kelembagaan maupun pribadi, Ketua MUI Palu Zainal abidin, mendukung aksi unjuk rasa tersebut sebagai bentuk menyalurkan aspirasi, namun tidak menyampingkan sikap damai maupun keamanan. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama