Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Pemkot Palu Tata dan Hijaukan Tempat Pemakaman
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Pemerintah Kota melalui Dinas Kebersian dan Pertamanan (DKP) Kota Palu berencana akan melakukan penataan untuk dihijaukan terhadap pemakaman yang berada di masing masing Kelurahan wilayah Kota Palu.

Penataan itu dilakukan, guna memperindah serta mempercantik dalam konteks estetika. Selain itu, hal tersebut juga untuk mengejar target pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Palu sebesar 30 persen dari luas wilayah daerah tersebut.
"Kita coba tata sedemikian rupa, agar pemakaman kesanya tidak 'angker' seperti apa yang dibayangkan orang orang. Anggapan orang banyak kan, pemakaman merupakan tempat yang mistis, sehingga kita coba merubah mainset itu dengan merubah kondisi makam mejadi ruang terbuka yang sejuk nan indah dipandang mata," jelas Kepala bidang Pertamanan dan pemakaman, Tatang S Firman, Kamis (24/11).
Konsep yang akan digunakan DPK menata pemakaman tersebut, yakni disamakan dengan makam makam yang ada di Kota kota besar seperti Jakarta. Dengan hamparan rumput hijau serta pohon pohon rindang menyelimuti area tersebut.
Selain itu, adapun bangunan yang berdiri diatas makam juga akan dibongkar. Dirinya beralasan, pembongkaran dilakukan agar tidak ada kesan makam berstatus mewah maupun sebaliknya. Sehingga semua posisi makam sama dan teratur.
"Konsep kita seperti itu, jadi bangunan bangunan yang berdiri diatas makam kita coba rapikan segingga nilai estetiknya terlihat. Selain itu rumput ruput hijau juga kita akan tanam. sehingga, selain untuk kepentingan pemakaman lahan tersebut juga bisa digunakan sebagai tempat beraktivitas oleh masyarakat," tuturnya.
Akui Tatang, saat ini Kota Palu memang masih mengalami kekurangan lahan RTH, sehingga pemakaman menjadi lasah satu langkah alernatif untuk diberdayakan dalam hal pencukupan kepentingan RTH itu sendiri.
"Memang saat ini target 30 persen itu belum tercapai. Olehnya, pemakaman menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kecukupan RTH di Kota Palu. Secara aturan lokasi pemakaman bisa difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau," ujar Tatang.
Penataan pemakaman papar Tatang, nantinya akan diperkuat dengan Peraturan Wali Kota Palu. Sehingga, dalam prosesnya tidak terdapat pelanggaran pelanggaran atau pun hal hal yang dinilai mengangkangi aturan ataupun kebijakan.
Sebelum melangkah jauh, DKP urai Tatang, akan melakukan sosialisasi terlebih dulu kepada warga Kota Palu, terkait rencana penataan pemakaman dimasing masing Kelurahan yang dikoordinasikan melalui Camat dan Lurah setempat.
"Iya, kemungkinan tahun depan rencana ini sudah mulai berjalan. Olehnya, kita menunggu regulasi Perwali, setelah itu kita turun sosialisasi kepada masyarakat," pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama