Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Pemerintah Cuek Purnawirawan TNI
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Sejatinya Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai garda terdepan membela serta menjaga kedaulatan negara sudah menjadi tugas dan tanggung jawab. Meski begitu, hal tersebut tidak sebanding dengan apa yang didapat ketika para TNI itu saat gantung seragam alias pensiun.
Seakan dicuek, saat ini para purnawirawan TNI belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah, khususnya menyangkut kesejahteraan.
Salah seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD), Husen Paradjama, kepada wartawan mengatakan, saat ini sangat banyak veteran pembela negara belum tersentuh perhatian khusus pemerintah.
"Kami sebagai pensiunan TNI juga berharap ada sentuhan-sentuan dari pemerintah, khususnya menyangkut kesejahteraan. Kita akui saat ini perhatian pemerintah belum begitu maksimal," ujar Husen, saat ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) kota Palu pada peringatan hari pahlawan, Kamis 10 November 2016.
Menurut Husen, di Palu saat ini masih lima purnawirawan TNI yang mendapat fasilitas dari pemerintah. Para veteran itu mendapat fasilitas perumahan korpri khusus mantan prajurit TNI.
"Ini yang perlu dipikirkan. Bagaimana dengan mantan TNI yang pangkatnya dibawah. Meski pemerintah sudah menyediakan fasilitas perumahan, namun harus ada hal-hal lain yang perlu dilakukan demi memberi kesejahteraan," ujarnya.
Dia berharap, pemerintah perlu memikirkan langkah strategis terkait pemenuhan hak masyarakat termasuk pensiunan TNI.
Menyinggung peringatan hari pahlawan tahun ini, Husen mengatakan bahwa momen hari pahlawan perlu diperingati sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang yang mererebut kedaulatan Negara Republik Indonesia dari tangan penjajah. "Sehingga, kita sebagai masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga kesatuan Negara Republik Indonesia," ungkapnya.
Husen menyayangkan bahwa akhir-akhir ini sikap dan nilai nasionalisme masyarakat mulai bergeser. Sehingga ini juga menjadi tanggung jawab bersama melakukan perbaikan nilai tersebut.
"Saat ini tidak bisa dipungkiri nilai-nilai kesatuan kita mulai pudar. Untuk itu generasi kita harus ditanamkan jiwa nasionalis sejak dini. Kita lihat saja di era sekarang banyak kasus-kasus kriminal terjadi, yang sebagian besar melibatkan usia remaja. Kondisi ini sangat miris," tururnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama