Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Investor Tiongkok Bangun Infastruktur Perkotaan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Investor asal Tiongkok Cina bakal memanamkan investasinya dibidang pembangunan infrastruktur dasar perkotaan dan sektor pariwisata di Kota Palu. Rencana itu dituangkan dalam teken Memorandum Of Understanding (MoU) di Jakarta, Kamis (24/11).

Dalam penandatanganan MoU itu di lakukan langsung Wali Kota Palu Hidayat bersama pihak investor Cina dan disaksikan langsung Kepala bagian perencanaan dan kerjasama sekretaris dewan Nasional kawasan ekonomi khusus (KEK) pusat, Mardi santoso.
Saat di hubungi media ini, Wali Kota Hidayat menyatakan, bentuk kerjasama tersebut bergerak dibidang pembangunan infrastruktur serta sektor pariwisata.
Papar dia, dengan melibatkan pihak dewan KEK pusat, maka ini merupakan cara Pemkot Palu melihat keseriusan investor asal Cina i berinvestasi di Palu Dan ini beber Wali Kota, dirinya tidak bermain main merencanakan hal tersebut.
Atas kesepakatan itu, Hidayat berharap investor asal Tiongkok Cina itu serius berinvestasi di Palu, untuk mengembangkan kawasan perkotaan. Palu, yang saat ini sedang berkembang kata Hidayat, perlu meningkatkan kapasitas menjadi Kota tujuan sekaligus lokasi tujuan wisata.
"Saya harap keseriusan investor Cina berinvestasi di Palu betul betul bisa tercapai. Sehingga apa yang telah disasarkan dalam pembangunan Kota Palu kedepan bisa tercapai secara maksimal," terang Wali Kota.
Selain itu, pembangunan infrastruktur dasar perkotaan dan sektor pariwisata merupakan sisi yang penting untuk digenjot sebagai wujud pengembangan Kota Palu di era kepemimpinananya.
"Saya harap juga warga Kota Palu dapat mendukung rencana ini. Sebab, Kota Palu berpotensi sebagai Kota tujuan Wisata," ungkapnya.
Disamping itu, jika nanti investasi ini sudah masuk dan berjalan, tentu ada serapan tenaga kerja dibutuhkan, sehingga hal ini sangat berpotensi dan berpeluang besar bagi warga Kota Palu.
Sementara dri hasil diskusi yang dibangun urai Hidayat, pihak investor Cina selanjutnya akan berkoordinasi dengan Badan Usaha Milik Negata (BUMN) di Tiongkok sebagai bentuk tindak lanjut kerjasama tersebut.
"Menurut mereka (investor Cina) kerjasama yang sudah dibangun bersama pemerintah Kota Palu merupakan instruksi Preside Cina. Menurut pemerintah Cina Indonesia adalah Negara yang ideal untuk berinvestasi, dan investasi itu dipilih di Kota Palu," ujar Hidayat meneruskan perkataan investor Cina. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama