Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Warga Tipo Dapat Bantuan 1.2 Ton Pangan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Ketahanan Pangan Kota Palu menyumbangkan  sebanyak 1,2 ton pangan berupa beras kepada warga yang terkena dampak bencana banjir diwilayah Vatu dea Kelurahan Tipo Kecamatan Ulujadi.

Pendistribusian bahan pokok tersebut diterima langsung warga setempat dan disaksikan Lurah Tipo beserta perangkatnya. Bantuan itu, ditujukan kepada warga di tiga RT/RW diwilayah tersebut, yang mana RT 001/RW 03, RT 002/RW 02 dan RT 002/RW 02. Pasalnya, ketiga RT/RW itu yang menjadi  sasaran dari dampak bencana banjir menimpa Kelurahan Tipo pada Senin lalu merupakan wilayah terparah.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kota Palu Burhan Hamading mengemukakan, bantuan yang disalurkan kepada warga korban banjir merupakan bentuk kepekaan sosial terhadap warga yang sedang mengalai musibah.

“Ini bentuk kepekaan sosial, kami selaku Pemerintah memiliki tanggung jawab kepada masyarakat yang membutuhan bantuan seperti mereka yang terkena dampak bencana alam,” kata Buhran, Jum’at (7/10).

Dikemukakannya, dari 1,2 ton pangan yang disalurkan, diantaranya gabungan dari Badan Ketahanan Provinsi Sulawesi Tengah, dengan begitu pihaknya telah membagi kurang lebih 85 kantong  yang masing masing satu kantong berisikan 15 kilogram beras untu warga setempat. Selain beras lanjut dia, pihaknya juga kana menyalurkan bantuan kebutuhan dasar lainnya.

“Sementara kami masih menyalurkan beras, nanti akan menyusul bantuan bantuan lain berupa pakaian mie instan dan kebuthan dasar lainnya,” terang Burhan.

Bantuan bahan pokok yang disalurkan itu papar Burhan, diambil dari gudang pangan milik Pemerintah Kota Palu. Dimana, setiap tahunnya, pihaknya telah menyediakan stok pangan cadangan untuk situasi situasi darurat, yang diperuntukan  korban bencana.

Dirinya mengaku, stok bantuan bahan pokok yang dikhususkan untuk korbany bencana, pada tahun ini terbatas. Kata dia, yang tersedia di gudang pangan itu hanya berkisar satu ton.
“Tahun ini stok kita hanya satu ton untuk bantuan pangan kepada korban bencana di wilayah Kota Palu,” ujarnya.

Dia berharap , untuk tahun tahun berikutnya, baik melalui Pemerintah Kota maupun Pemerintah Provinsi agar dapat menambah stok pangan sebagai kebutuhan dasar bagi masyarakat yang tertimpa bencana. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama