Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Sharing Anggaran Cukai Rokok Dipertanyakan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Dinas Perindustrian dan perdagangan (Perindag) Kota Palu mempertanyakan kejelasan penyaluran anggaran cukai tahun 2016 untuk dinas teknis yang berkenaan dengan pengawasan peredaran cukai rokok.

Kepala Bidang perdagangan Disperindag Kota Palu Amirudin mengaku, hingga kini Disperindag kota palu belum pernah menerima sharing dana cukai yang disalurkan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat.

"Iya, khusus 2016 ini kami belum menerima sepeserpun anggaran itu. Padahal padahal sharing dana cukai itu untuk keberlangsungan program pengawasan cukai. Seiring dengan belum ada dana tersebut, maka program pengawasan serta pendukung lainnya belum bisa terlaksana secara maksimal," terang Amirudin, Selasa (25/10).

Dari informasi diterimanya, penyaluran anggara cukai  triwulan I sudah dilakukan melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) sebagai leading sektor keuangan.

Namun yang terjadi papar Amirudin, justru pihaknya tidak mendapat anggaran tersebut. Sementara di Kabupaten lain anggaran cukai dari Provinsi sudah disalurkan kemasing masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis.

"Kami sudah tanya ke DPPKAD pencairan anggaran cukai tri wulan satu sudah dilakukan, namun yang mendapat anggaran itu di Dinas Kesehatan. Kami disuruh bersabar menunggu pencairan tahap kedua pada tri wulan kedua, namun hingga kini belum ada juga tanda tanda, sehingga kami mempertanyakan kejelasan anggaran itu apakah sudah disalurkan dari Pemprov ke daerah daerah atau belum," keluhnya.

Sebelumnya, penyaluran anggaran cukai rokok TW I sudah berlangsung pada Juni 2016 lalu, namun saat ini sudah memasuki akhir Oktober, kejelasan anggaran itu belum terlihat.

"Mengapa demikian? Dulunya tidak seperti ini anggaran cukai lancar lancar saja, nanti tahun sekarang sedikit tersendat. Saya tidak tahu apa probelmnya," pungkas Amirudin. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama