Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » MUI Dukung Diklat Pengurusan Jenasah
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Pendidikan dan latihan mengenai pengurusan jenazah yang diinisiasi oleh Pemuda-pemudi serta Pemerintah Kelurahan Petobo Palu Selatan.

Pada diklat pengurusan jenazah itu meliputi, memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah. Dimana, kegiatan tersebut juga melibatkan MUI Kota Palu sebagai pemateri kegiatan.

"Kami sangan merespon kegiatan yang diinisiasi oleh pemuda-pemudi dan Pemeritah Kelurahan Petobo. Tentu kegiatan tersebut sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat," terang ketua MUI Kota Palu Zainal Abidin, Senin (24/10).

Dikemukakannya, diklat pengurusan jenazah merupakan upaya untuk menumbuh kembangkan kemauan warga mengikuti kegiatan ke gamaan. Bahkan kata dia, hal ini juga merupakan bentuk kaderisasi terhadap generasi muda.

Selama ini Papar Zainal, kebanyakan mengurus jenazah hanya para imam atau pegawai syarah atau orang tertentu, tidak ada pelibatan langsung remaja masjid atau pun pemuda-pemudi diwilayah tersebut.

"Sehingga ini perlu ada regenerasi, karena tidak banyak orang berminat mengurus jenzah. Saya kira Buka hanya di Petobo perlu diklat seperti ini, tingkat kecamatan pun kalau bisa direalisasikan sehingga dapat mencetak kader kader baru yang diharapkan dapat mengerti dan mengetahui tentang pengurusan jenazah yang benar sesuai ajaran Islam," jelasnya.

Selai itu lanjut Zainal, Tidak hanya sekedar mengajarkan tata cara pengurusan jenazah, melainkan turut serta mengajarkan sejarah dan pandangan-pandangan mazhab lainnya dalam pengurusan jenazah.

"Kami akan mengutus beberapa pengurus MUI Kota Palu untuk melatih warga Petobo mengurus jenazah, karena ini bentuk kerja sama kami dengan warga Petobo," ujarnya.

Sementara, Lurah Petobo Nurhasan menyatakan, diklat tersebut dilaksanakan sebagai salah satu langkah upaya mempercepat capaian visi misi Wali Kota Palu, melalui pendekatan nilai nilai religi.

Disamping itu, kata Nurhasan, pelibatam masyarakat mengikuti diklat pengurusan jenazah difokuskan pada Ramaja Islam Masjid, dan sebagian Imam maupun pegawai syarah di lingkup Petobo.

"Kita mencari regenerasi, karena saat ini khusnya di Kelurahan Petobo masih kurang orang yang terlibat mengurus jenazah. Paling paling yang terlibat itu hanya pegawai syarah atau imam. Olehnya, kita menyiapkan generasi muda melanjutkan tongkat estafet ini," tutup Nurhasan.

Diklat pengurusan jenazah sekaligus peringatan tahun baru Islam dihelat mulai tanggal 28 malam hingga 30 Oktober 2016. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama